BREBES – Banjir di Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes yang mulai terjadi pada Rabu (25/3/2026) sore hingga Kamis (26/3/2026) kian meluas. Data terbaru, total ada tujuh desa yang terdampak akibat banjir yang disebabkan oleh meluapnya Sungai Babakan. Bahkan, banjir membuat arus lalu lintas di jalur mudik lumpuh total.
Pantauan sejak Kamis malam, antrean kendaraan pemudik mengular puluhan kilometer pada Rabu sore hingga Kamis dinihari. Jalan nasional Jenderal Soedirman Ketanggungan terendam banjir hampir satu meter. Sementara ribuan rumah warga terendam banjir lebih dari satu meter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Brebes, Wibowo Budi Santoso mengatakan, dari laporan sementara total ada tujuh desa yang terdampak banjir. Ketujuh desa itu di antaranya, Desa Cikeusal Lor, Buara, Kubangwungu, Karangmalang, Ketanggungan dan Desa Padakaton. Pada Kamis (26/3/2026) sore, banjir terus meluas ke desa-desa lain yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Babakan, namun ketinggian banjir mulai surut.
Dia menjelaskan, di Desa Cikeusal Lor banjir merendam sejumlah pemukiman di beberapa RW. Di antaranya, di Dukuhcampur atau RW 4 terdapat 400 KK yang terdampak, RW 3 terdapat 100 KK, dan RW 07 ada 25 KK yang terdampak banjir. “Bahkan ada satu warga di RW 07 yang mengalami luka akibat tertimpa tembok. Dan ada dua sapi yang mati serta terbawa arus atau hanyut,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Sementara di Desa Buara, ada lima RW yang terdampak banjir. Diantaranya, RW 1 sekitar 158 rumah, RW 2 sekitar 120 rumah, RW 3 sekitar 100 rumah, RW 5 sekitar 30 rumah dan RW 7 sekitar 160 rumah. “Ada juga jembatan Cikrowok yang mengalami amblas. Serta ada 13 ekor kambing hanyut terbawa arus banjir,” dia menerangkan.
Di Desa Kubangwungu, banjir menggenangi Jalan Nasional selutut orang dewasa sehingga tidak dapat dilalui mobil kecil. Di Desa Karangmalang adq lima RW yang terdampak banjir. Diantaranya, RW 1 (RT 1- RT 5) sekitar 510 rumah, RW 2 (1-5) 526 rumah, RW 3 (1-4) 321 rumah, RW4(1-4) 523 rumah, RW5 (1-5) 305 rumah. Dan hampir seluruh area Desa Karangmmalang terendam genangan banjir.
“Ada dua rumah yakni atas nama ibu Jaetun dan satunya warga di RT 03 RW 03 yang rumahnya juga roboh,” terangnya.
Di Desa Ketanggungan, rumah yang terendam di antaranya di RW 1 sekitar 512 rumah, RW 2 sekitar 428 rumah, RW 3 sekitar 563 rumah, RW 4 sekitar 368 rumah, dan RW 5 sekitar 578 rumah. Sedangkan di Desa Padakaton laporan sementara kurang lebih ada 1000 KK yang terdampak dengan ketinggian air kurang lebih 50 cm.
Sementara di Desa Dukuhturi ada tiga RW yang terdampak banjir. Yakni, di RW 01 ada 550 rumH dan 690 KK yang terdampak banjir. Di RW 02 ada 574 rumah dan 709 KK yang terdampak dan RW 03 ada 265 rumah dan 310 KK yang terdampak. “Rata-rata terendam mulai dari lima puluh sentimeter hingga seratus tujuh puluh sentimeter,” pungkasnya.
Kini, banjir limpasan sungai Babakan meluas ke wilayah utara atau di Kecamatan Tanjung, tepatnya di Desa Kemurang dan Pejagan dengan ketinggian kurang dari 50 centimeter. Namun banjir di wilayah ini membuat arus lalu lintas di jalan nasional tersendat karena jalan raya yang terendam banjir.












