Makanan yang Tidak Disarankan Disimpan di Freezer
JAKARTA – Freezer sering menjadi tempat penyimpanan berbagai jenis makanan dan minuman. Tujuan utamanya adalah untuk membekukan makanan agar tetap segar dan dapat digunakan dalam waktu lama. Namun, tidak semua makanan cocok disimpan di freezer karena kaitannya dengan keamanan pangan dan kualitasnya.
Menurut Meredith Carothers, spesialis keamanan pangan dari USDA, makanan yang disimpan pada suhu -17 derajat Celsius akan tetap aman karena pembekuan memperlambat pergerakan molekul dan membuat mikroba masuk ke fase dorman. Meskipun aman untuk dikonsumsi, makanan yang dibekukan bisa mulai kehilangan rasa atau menjadi kering.
Beberapa makanan memiliki sifat yang tidak cocok untuk disimpan di freezer. Berikut beberapa contohnya:
Sayuran Kaya Air dan Beberapa Buah
Sayuran dengan kandungan air tinggi seperti selada, mentimun, dan seledri tidak ideal disimpan di freezer. Setelah dicairkan, sayuran tersebut cenderung layu, berlendir, dan teroksidasi. Sebaiknya simpan sayuran ini di laci pendingin kulkas dan gunakan dalam waktu tujuh hingga 10 hari.
Kentang mentah juga memiliki kandungan air yang tinggi. Jika dibekukan dan dicairkan, kentang akan menjadi lembek dan bertekstur kasar. Simpan kentang mentah di tempat sejuk, gelap, dan kering, seperti ruang penyimpanan bawah tanah.
Bahan-Bahan yang Diemulsikan
Bahan-bahan seperti mayones dan saus salad yang bergantung pada emulsifikasi cenderung terpisah setelah dibekukan dan dicairkan. Untuk menjaga kualitasnya, simpan mayones dan saus salad di kulkas. Gunakan saus buatan sendiri dalam waktu empat hari dan mayones dalam dua minggu.
Krim Asam dan Produk Susu Lainnya
Produk seperti keju keras, keju parut, krim asam, dan keju cottage lebih baik disimpan di laci penyimpanan sayuran di kulkas. Ketika dicairkan, teksturnya akan menjadi encer dan kurang enak. Pastikan untuk menggunakan produk-produk ini dalam jangka waktu yang sesuai dengan petunjuk USDA.
Makanan dan Minuman dengan Kandungan Gelatin
Makanan atau minuman yang mengandung gelatin seperti agar-agar atau es krim cenderung tidak membeku dengan baik. Kristal es dapat merusak struktur makanan sehingga ketika dicairkan, hasilnya menjadi cairan yang encer. Untuk menjaga konsistensi, simpan makanan ini di kulkas.
Minuman Kalengan atau Botol
Minuman dalam botol dan kalengan tidak boleh dibekukan karena tekanan akan meningkat dan kemasannya bisa pecah. Hal ini bisa menyebabkan kekacauan dan risiko keamanan.
Telur Mentah atau Telur Rebus dalam Cangkangnya
Telur mentah dan telur rebus dalam cangkangnya tidak cocok disimpan di freezer. Selama proses pembekuan, isi telur akan mengembang dan cangkangnya bisa retak. Jika ingin membekukan telur, kocok putih dan kuning telur bersama-sama, lalu simpan dalam wadah kedap udara. Untuk penyimpanan di kulkas, simpan telur dalam cangkangnya dan gunakan dalam tiga minggu setelah pembelian.
Makanan Goreng Buatan Sendiri
Makanan goreng rumahan seperti ayam goreng atau ikan goreng tidak disarankan disimpan di freezer. Proses pembekuan akan membuat lapisan tepung menjadi lembek. Simpan sisa makanan goreng dalam wadah kedap udara di kulkas dan konsumsi dalam empat hari setelah persiapan. Untuk hasil terbaik, panaskan kembali dalam penggorengan udara atau oven.












