Kebakaran di Desa Mapanget, Minahasa Utara Tewaskan Dua Orang
JAKARTA – Pada Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 03.49 Wita, terjadi kebakaran yang melanda satu unit rumah permanen di Perumahan Mapanget Griya Indah (MGI) 3, Jaga 12 Desa Mapanget, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara.
Kejadian tersebut menimbulkan dua korban jiwa. Menurut informasi yang diperoleh, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minut, Usman, mengungkapkan bahwa korban tewas terdiri dari satu orang laki-laki dewasa dan satu anak perempuan. Saat ini, identitas korban masih dalam proses pencarian.
Rumah yang terbakar diketahui milik Zulfikar Syarif. Untuk memadamkan api, petugas pemadam kebakaran turun dengan mengerahkan 3 unit mobil Damkar dari Minut, 4 unit mobil Damkar dari Manado, serta 1 unit mobil Damkar dari Sat Brimob Polda Sulut. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu berjuang melawan kobaran api.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut terkait data kerugian material maupun keterangan resmi dari pihak kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari penyebaran informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
Tips Pencegahan Kebakaran yang Penting Diketahui
Kebakaran bisa terjadi kapan saja, baik di rumah, kantor, maupun area publik. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memahami cara mencegahnya. Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
Pencegahan di Area Dapur
- Jangan tinggalkan kompor: Jangan pernah meninggalkan kompor yang sedang menyala tanpa pengawasan.
- Jauhkan bahan mudah terbakar: Pastikan benda-benda seperti kain lap, tisu, atau minyak tidak berada dekat kompor.
- Bersihkan kompor secara rutin: Minyak yang menumpuk di atas kompor atau oven bisa menjadi sumber api.
- Periksa tabung dan selang gas: Pastikan tabung gas elpiji dan selangnya dalam kondisi baik dan tidak bocor.
Pencegahan Terkait Instalasi Listrik
- Periksa instalasi listrik berkala: Pastikan instalasi listrik sesuai standar keamanan dan dilakukan pemeriksaan rutin.
- Hindari penumpukan steker: Jangan menumpuk banyak steker atau colokan pada satu soket agar tidak terjadi panas berlebih.
- Matikan peralatan elektronik: Cabut atau matikan semua peralatan elektronik saat tidak digunakan atau saat bepergian.
- Gunakan produk berstandar: Pastikan menggunakan peralatan dan kabel listrik yang sudah memiliki sertifikasi, seperti SNI.
Langkah-Langkah Lain
- Jauhkan sumber api dari bahan mudah terbakar: Simpan korek api, lilin, atau benda lain yang memicu api jauh dari benda-benda yang mudah terbakar dan jauh dari jangkauan anak-anak.
- Pasang alarm asap: Alat deteksi asap sangat penting untuk memberi peringatan dini jika ada asap.
- Sediakan APAR: Pastikan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) tersedia dan mudah dijangkau.
- Buat jalur evakuasi: Rencanakan jalur evakuasi yang jelas dan aman untuk situasi darurat.
Jika Terjadi Kebakaran Kecil
Jika api masih kecil dan bisa dikendalikan, lakukan langkah-langkah berikut:
– Tetap tenang: Jangan panik dan jaga ketenangan.
– Gunakan APAR: Gunakan alat pemadam api ringan dengan benar.
– Matikan sumber listrik: Jika aman, matikan panel sumber listrik untuk mencegah penyebaran api.
– Hubungi pemadam kebakaran: Jika api tidak bisa dipadamkan, segera hubungi petugas pemadam kebakaran. Nomor darurat biasanya 112.












