Makanan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker
JAKARTA – Beberapa makanan yang sering dikonsumsi sehari-hari ternyata memiliki potensi meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi secara berlebihan. Meskipun dianggap aman dan menjadi favorit banyak orang, beberapa jenis makanan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika tidak dikonsumsi dengan bijak.
Berikut adalah 10 jenis makanan yang perlu dihindari atau dikurangi konsumsinya untuk mengurangi risiko kanker:
-
Sosis dan nugget
Makanan olahan seperti sosis dan nugget mengandung bahan pengawet. Berdasarkan penelitian, daging olahan termasuk dalam karsinogen Grup 1 yang dapat menyebabkan kanker, terutama kanker usus besar dan lambung.
-
Bakso instan dan kornet
Bakso instan dan kornet juga masuk ke dalam kategori daging olahan. Proses pengolahan yang dilakukan bisa menghasilkan zat yang berpotensi memicu kanker kolorektal jika dikonsumsi terlalu sering.
-
Daging merah berlebihan
Meski daging sapi dan kambing aman jika dikonsumsi sesekali, konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker, terutama kanker usus. Apalagi jika dimasak dengan cara dibakar hingga gosong.
-
Sate atau daging yang gosong
Daging yang dibakar hingga hangus menghasilkan zat bernama heterocyclic amines (HCA). Zat ini telah terbukti memicu kanker dalam penelitian pada hewan. Oleh karena itu, bagian daging yang gosong sebaiknya dihindari.
-
Ikan asin
Ikan asin seperti peda atau jambal roti melalui proses pengawetan yang bisa menghasilkan zat karsinogenik. Konsumsi terlalu sering dapat meningkatkan risiko kanker.
-
Minuman bersoda
Minuman bersoda mengandung gula tinggi yang dapat memicu kenaikan berat badan. Obesitas sendiri merupakan faktor risiko utama berbagai jenis kanker.
-
Teh manis dan minuman kemasan
Minuman manis dalam kemasan, jika dikonsumsi rutin, dapat meningkatkan asupan gula harian dan berisiko menyebabkan obesitas serta masalah kesehatan lainnya.
-
Makanan cepat saji
Ayam goreng tepung, burger, dan kentang goreng mengandung lemak dan kalori tinggi. World Cancer Research Fund menyarankan untuk membatasi konsumsi makanan jenis ini karena lemak tubuh berlebih dapat memicu berbagai jenis kanker.
-
Makanan ringan kemasan
Keripik, biskuit manis, dan camilan kemasan umumnya tinggi gula, garam, dan lemak. Jika terlalu sering dikonsumsi, dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
-
Minuman beralkohol
Alkohol termasuk karsinogen Grup 1 menurut WHO. Konsumsinya dikaitkan dengan kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, payudara, hati, lambung, dan usus. Semakin banyak dikonsumsi, semakin tinggi risikonya.
Tips Pola Makan Lebih Sehat
Untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko kanker, penting untuk memperbanyak konsumsi makanan sehat seperti sayur, buah, ikan segar, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Selain itu, pilih cara memasak yang lebih sehat, seperti merebus, mengukus, atau menumis dengan sedikit minyak.
Mulailah dari mengurangi makanan berisiko dan memilih menu yang lebih alami agar tubuh tetap sehat dan terlindungi dari berbagai penyakit, termasuk kanker. Dengan perubahan kecil dalam pola makan, kita bisa menjaga kesehatan jangka panjang dan mengurangi ancaman kanker.












