Keluarga Mayat dalam Koper di Banjarharjo Brebes Ungkap Kesaksian Sebelum Ditemukan Tewas

Mayat dalam Koper di Banjarharjo Brebes
Proses evakuasi mayat yang ditemukan di dalam koper yang menggegerkan warga Desa Sukareja Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. (Foto: Istimewa)

BREBES – Warga Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam koper pada Senin (16/2/2026) siang. Korban diketahui bernama Sapri (60), warga Desa Pende, Kecamatan Banjarharjo.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di rumah milik Nia (28), seorang TKW yang bekerja di Taiwan. Rumah tersebut sebelumnya sempat ditempati oleh seorang pria bernama Rokib.

Saksi mata, Tarsidi (55), warga Desa Sukareja, mengatakan awalnya ia hendak membersihkan rumah anak sambungnya tersebut. Namun, saat memasuki rumah, ia mencium bau tidak sedap.

“Saya mau bersih-bersih rumah anak sambung saya. Begitu masuk sudah tercium bau amis. Waktu saya cek ke kamar mandi yang belum jadi, ada tumpukan batu dan tanah serta bercak darah,” ujar Tarsidi dalam keterangannya.

Merasa curiga, Tarsidi kemudian mengorek tumpukan batu tersebut menggunakan besi hollow. Saat itulah ia menemukan sebuah koper yang tertimbun. “Setelah saya korek lagi, terlihat jari tangan di dalam koper. Saya langsung lapor ke perangkat desa, Polsek, dan Koramil,” katanya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sehari sebelum ditemukan tewas, korban sempat menerima telepon dari seseorang bernama Rokib pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban diminta datang untuk membahas urusan bisnis dengan membawa uang tunai sebesar Rp20 juta.

Menurut keterangan keluarga, korban diminta datang tanpa membawa kendaraan dan disuruh berjalan kaki menuju lokasi pertemuan.

“Bapak pergi malam itu setelah ditelepon. Katanya mau ketemu untuk urusan bisnis dan diminta bawa uang Rp20 juta. Tapi sampai pagi tidak pulang dan handphone-nya sudah tidak aktif,” ungkap salah satu anggota keluarga korban kepada petugas.

Keesokan paginya sekitar pukul 06.00 WIB, warga melihat Rokib meninggalkan desa dengan membawa barang pindahan menggunakan travel menuju Kuningan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas dari Polres Brebes dan dibawa ke RSUD Brebes untuk dilakukan autopsi.