Klan Dagestan Kalah di UFC Qatar, Reaksi Makhachev Saat Teman Kampung Dicekik

Kekalahan Bersama, Rasa Sedih yang Sama

JAKARTA – Dalam pertandingan UFC Qatar yang berlangsung di Abha Arena, Doha, pada hari Sabtu (22/11/2025), tiga petarung asal Dagestan menghadapi kekalahan yang sangat menyakitkan.

Mereka bertanding di tiga kelas berbeda, namun nasib buruk menimpa semua dari mereka. Kekalahan ini menjadi momen yang pahit bagi para atlet Dagestan yang dikenal dengan ketangguhan dan kekuatan gulatnya.

Salah satu kekalahan terparah dialami oleh Tagir Ulanbekov, petarung kelas terbang yang datang dengan catatan empat kemenangan beruntun. Meski memiliki reputasi kuat, Ulanbekov justru kalah dalam pertandingan tersebut.

Ia dikalahkan oleh Kyoji Horiguchi dari Jepang melalui teknik submission, yaitu rear-naked-choke di ronde ketiga. Teknik ini memperlihatkan bahwa meskipun Ulanbekov memiliki kemampuan bela diri yang baik, ia tidak bisa menghindari kekalahan yang mengejutkan.

Kejadian ini disaksikan langsung oleh Islam Makhachev, juara kelas welter UFC. Makhachev hadir di acara tersebut sebagai corner man untuk rekannya. Ia tampak sangat kecewa saat melihat Ulanbekov kalah. Reaksi Makhachev terlihat jelas, ia menutupi wajahnya dengan tudung jaket yang dikenakannya, menunjukkan perasaan kesedihan yang mendalam.

Selain Ulanbekov, Saygid Izagakhmaev juga harus menerima kekalahan. Saygid, yang sebelumnya bertanding di ONE Championship, menjalani debutnya di UFC. Namun, ia kalah dari Nicolas Dalby melalui split decision.

Dua dewan juri memberikan angka untuk Dalby, sedangkan hanya satu dewan juri yang memberikan kemenangan kepada Saygid. Meski demikian, penampilan Saygid tetap menunjukkan potensi besar yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

Saygid dan Ulanbekov sama-sama berlatih di sasana Abdulmanap Nurmagomedov School, tempat latihan yang telah melahirkan banyak atlet hebat. Hal ini menunjukkan bahwa mereka berasal dari lingkungan yang sangat kompetitif dan terlatih.

Di sisi lain, Shamil Gaziev, petarung kelas berat yang kini berkebangsaan Bahrain, juga mengalami kekalahan. Gaziev, yang lahir di Dagestan dan pernah berlatih bersama Khabib Nurmagomedov, kalah KO di ronde pertama setelah dipukul jatuh oleh Waldo Cortes Acosta.

Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa bahkan petarung dengan latar belakang kuat bisa terjatuh dalam pertandingan yang sulit. Umar Nurmagomedov, saudara dari Khabib Nurmagomedov, merespons kekalahan Ulanbekov melalui media sosial.

Ia menulis, “Ada hari-hari baik di dunia ini, dan ada hari-hari buruk. Di keduanya, segala puji bagi Allah, dalam situasi apa pun.” Pesan ini mencerminkan sikap positif dan keyakinan bahwa kekalahan adalah bagian dari proses belajar dan pertumbuhan.

Kekalahan yang dialami oleh tiga petarung Dagestan di UFC Qatar menjadi bukti bahwa olahraga bela diri seperti MMA sangat kompetitif. Meskipun begitu, semangat dan tekad mereka untuk bangkit kembali tetap tinggi. Para petarung ini telah membuktikan bahwa mereka mampu bertanding di panggung internasional, dan masa depan mereka masih sangat cerah.