Fenomena Hujan Saat Imlek, Apa Sebenarnya yang Terjadi?
JAKARTA – Perayaan Tahun Baru Imlek sering kali diiringi dengan hujan. Fenomena ini tidak hanya menjadi bahan perbincangan, tetapi juga menarik rasa penasaran banyak orang. Meski terdengar seperti kebetulan, ternyata ada alasan ilmiah dan makna budaya di baliknya. Berikut penjelasannya.
Alasan Ilmiah Hujan Saat Imlek
Hujan yang sering terjadi saat Imlek memiliki penjelasan berdasarkan pola cuaca dan musim. Perayaan Imlek biasanya jatuh pada bulan Januari hingga awal Februari, yang bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia. Kondisi ini membuat curah hujan di berbagai wilayah relatif tinggi.
Selain faktor musim, kondisi atmosfer juga memengaruhi kemunculan hujan. Aktivitas Monsun Asia, gelombang ekuator Rossby dan Kelvin, serta pertemuan angin di wilayah Sumatra, Jawa, dan Kalimantan turut meningkatkan potensi hujan. Kombinasi dari faktor-faktor tersebut menjadikan Imlek sering dirayakan dalam suasana hujan.
Makna Hujan Menurut Feng Shui dan Mitos Imlek
Dalam tradisi Feng Shui, hujan yang turun saat Imlek dipercaya membawa keberuntungan. Jika hujan turun deras, itu dianggap sebagai tanda rezeki melimpah. Namun, jika hujan disertai badai, dianggap kurang baik karena bisa menyebabkan bencana.
Sementara itu, hujan gerimis dianggap sebagai pertanda keberuntungan skala kecil. Bahkan, jika hujan terus-menerus sepanjang hari, dipercaya membawa hoki sepanjang tahun. Selain itu, hujan juga sering dikaitkan dengan mitos tentang Dewi Kwan Im yang menyiram bunga Mei Hwa, sehingga hujan menjadi simbol berkah dan kesuburan menjelang Tahun Baru Imlek.
Perkiraan Cuaca Saat Imlek 2026
Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan tinggi hingga sangat tinggi diperkirakan terjadi pada periode Januari hingga Maret 2026. Wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Dengan perkiraan ini, perayaan Imlek pada 17 Februari 2026 kemungkinan besar akan berlangsung di tengah hujan di sejumlah daerah di Indonesia. Hal ini tentu memengaruhi persiapan dan aktivitas masyarakat dalam merayakan tahun baru.
Pertanyaan Umum Tentang Imlek
Apa arti Imlek bagi orang Tionghoa?
Imlek merupakan perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa. Ia melambangkan awal baru, kebersamaan keluarga, serta harapan akan keberuntungan dan kemakmuran. Tradisi ini berakar dari penyambutan musim semi dan penolakan nasib buruk.
Hari raya Imlek itu hari raya agama apa?
Imlek adalah perayaan hari besar agama Khonghucu (Konghucu). Ia juga merupakan bagian penting dari kebudayaan Tionghoa, yang mengandung ritual dan doa syukur untuk menyambut tahun baru dan mempererat hubungan keluarga serta spiritual.
Imlek tahun 2026 tahun apa?
Tahun Baru Imlek 2026 adalah Tahun Kuda, lebih tepatnya Kuda Api. Tahun ini dimulai dari tanggal 17 Februari 2026 dan berlangsung hingga tanggal 5 Februari 2027.












