Kembali ke AZ Alkmaar, Alex Pastoor Buka Suara tentang Masa Depannya
JAKARTA – Alex Pastoor, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, akhirnya memberikan pernyataan terkait masa depannya setelah beberapa bulan tidak menjalani aktivitas sebagai pelatih. Pria asal Belanda ini mengungkapkan ketertarikannya untuk kembali menangani AZ Alkmaar di kompetisi Eredivisie.
Sebelumnya, Pastoor menjadi bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia saat membantu Patrick Kluivert dalam proyek menuju Piala Dunia 2026. Namun, hubungan tersebut berakhir setelah Timnas Indonesia gagal melaju ke putaran final usai kalah dari Arab Saudi dan Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Oktober 2025.
Setelah berpisah dengan Timnas Indonesia, Pastoor belum kembali melatih klub mana pun. Saat ini, ia lebih sering tampil sebagai analis dan komentator di Ziggo Sports. Meski begitu, ambisi untuk kembali bekerja sebagai pelatih tetap ada dalam dirinya.
Dalam sebuah siaran Ziggo Sports ketika menganalisis pertandingan AZ Alkmaar melawan Noah FC di ajang Conference League, Pastoor ditanya tentang kemungkinan kembali melatih AZ musim depan. Jawabannya cukup jelas.
“Saya belum dihubungi. Tentu saja tidak akan menolak, ini klub saya,” ujarnya.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Hubungan Pastoor dengan AZ Alkmaar sudah lama terjalin. Ia pernah menjadi asisten pelatih di klub tersebut sebelum sempat menjabat sebagai pelatih caretaker pada periode Juli hingga Agustus 2014. Meskipun hanya memimpin dua pertandingan, yaitu kalah 0-1 dari Heerenveen dan menang 3-1 atas FC Dordrecht, pengalaman tersebut meninggalkan kesan tersendiri baginya.
Setelah meninggalkan AZ Alkmaar, Pastoor melanjutkan karier sebagai pelatih kepala Sparta Rotterdam pada awal 2015. Ia juga pernah menangani beberapa klub lain, termasuk Almere City FC pada 2024. Namun, sejak meninggalkan Timnas Indonesia, ia belum menerima tawaran resmi untuk kembali melatih.
Pastoor menegaskan bahwa keinginannya kembali ke AZ Alkmaar bukan sekadar wacana. Ia memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan klub yang didukungnya sejak kecil.
“Saya mengenal orang-orang yang bertanggung jawab dengan baik, jadi saya pikir mereka akan tahu di mana menemukan saya,” katanya.
Dengan adanya potensi kursi pelatih yang kosong di AZ Alkmaar musim depan, peluang Pastoor untuk kembali ke bangku cadangan Eredivisie terbuka. Tinggal menunggu apakah manajemen klub benar-benar menghubunginya atau memilih opsi lain. Bagi Pastoor, satu hal jelas jika panggilan itu datang, ia siap menjawabnya.












