Syarat dan Cara Mendaftar Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan
JAKARTA – Jika kamu lulusan SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan, mendaftar di sekolah kedinasan bisa menjadi pilihan yang menarik. Salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui jalur pola pembibitan.
Jika lolos, kamu berkesempatan untuk kuliah gratis dan memiliki peluang besar untuk diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.
Pendaftaran untuk sekolah kedinasan Kemenhub biasanya dilakukan bersamaan dengan pendaftaran sekolah kedinasan lainnya di Indonesia. Namun, untuk tahun 2025, pendaftaran akan dibuka pada tanggal 29 Juni hingga 18 Juli 2025. Sebagai persiapan, penting untuk memahami syarat-syarat yang harus dipenuhi.
Syarat Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub
Berikut adalah beberapa syarat yang perlu diperhatikan:
- Warga Negara Indonesia
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2025.
- Nilai rata-rata ujian:
- Untuk lulusan 2025 dan sebelumnya: minimal 7,0 (skala 1-10), 70,00 (skala 10-100), atau 2,8 (skala 1-4).
- Untuk lulusan 2025 yang belum memiliki ijazah: nilai rata-rata rapor pada dua semester (semester genap kelas XI dan gasal kelas XII) minimal 70,00 (skala 10-100).
- Untuk lulusan luar negeri atau ijazah berbahasa asing: wajib melampirkan surat penyetaraan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
- Tinggi badan minimal:
- Pria: 160 cm, wanita: 155 cm.
- Untuk Program Studi D-III PKP/PPKP/OBU/MBU/MTU/OPU: pria minimal 165 cm, wanita minimal 160 cm.
- Calon Taruna formasi Orang Asli Papua (OAP): merupakan orang atau suku bangsa yang berasal dari rumpun ras Melanesia di Papua.
- Prestasi di bidang riset dan inovasi, olahraga, seni, serta organisasi: dapat melampirkan piagam/sertifikat/sk sebagai nilai tambah.
- Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, serta bebas narkoba.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama proses seleksi dan pendidikan.
- Pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik, kecuali karena ketentuan agama/adat.
- Wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik selain telinga, serta tidak boleh memiliki lebih dari satu pasang tindik di telinga.
- Ketajaman penglihatan normal dan tidak mengalami buta warna.
- Tidak sedang menjalani hukuman pidana atau terancam hukuman.
- Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat atau mengundurkan diri sebagai Taruna Pola Pembibitan.
- Bersedia menaati peraturan yang berlaku selama proses seleksi.
- Bersedia diberhentikan jika melakukan tindakan kriminal seperti pencurian, narkoba, kekerasan, atau penyimpangan seksual.
- Siap ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub di seluruh wilayah Indonesia.
- Bersedia gugur jika terbukti melakukan pemalsuan dokumen.
- Membayar biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dipilih.
- Menandatangani Pakta Integritas yang ditandatangani oleh calon Taruna dan orang tua/wali.
- Memiliki email dan nomor telepon aktif untuk menerima informasi proses seleksi.
- Memenuhi ketentuan tarif layanan akademik dan non akademik setelah dinyatakan lulus.
Cara Mendaftar Sekolah Kedinasan Kemenhub
Setelah memahami syarat-syaratnya, berikut langkah-langkah pendaftaran:
- Hanya memilih satu perguruan tinggi. Jika mendaftar lebih dari satu, maka dinyatakan gugur.
- Memenuhi persyaratan ijazah/jurusan sesuai program studi yang dipilih.
- Formasi Pola Pembibitan Kemenhub: bisa memilih program studi tanpa batasan domisili.
- Formasi Pola Pembibitan Pemda: wajib berdomisili sesuai wilayah formasi.
- Formasi OAP: wajib memiliki surat keterangan dari Majelis Rakyat Papua.
- Mendaftar online melalui portal https://dikdin.bkn.go.id/ mulai tanggal 29 Juni 2025 pukul 00.00 WIB sampai 18 Juli 2025 pukul 23.59 WIB.
- Mengunggah berkas dalam bentuk file softcopy:
- Pasfoto berwarna ukuran 4×6 cm, format .jpg.
- KTP, KIA, KK, atau surat keterangan kependudukan.
- Ijazah/SKL dan lampiran nilai.
- Bukti pembayaran formulir pendaftaran.
- Piagam atau sertifikat prestasi.
- Pakta Integritas bermaterai Rp10.000.
- Surat keterangan OAP untuk formasi khusus.
Daftar Sekolah Kedinasan Kemenhub
Berikut daftar sekolah kedinasan Kemenhub yang bisa dipilih:
- Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI – STTD)
- Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
- Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang
- Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
- Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta (STIP) Jakarta
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat
- Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura
- Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi











