Tunaikan Nazar, Tenaga Honorer di Brebes Gendong Ayah Berkilometer usai Terima SK PPPK Paruh Waktu

Frengki Suwito
Tenaga honorer di SMP Negeri 1 Losari, Kabupaten Brebes, Frengki Suwito menunaikan nazar dengan menggendong sang ayah bernama Suryat. (Foto: Istimewa)

BREBES – Mengakhiri pengabdian selama 13 tahun sebagai tenaga honorer di SMP Negeri 1 Losari, Kabupaten Brebes, Frengki Suwito (42) menunaikan nazar dengan menggendong sang ayah bernama Suryat (72), dari Stadion Karangbirahi menuju Alun-alun Brebes, Jumat 28 November 2025.

Ia menunaikan nazar usai dirinya menerima surat keputusan (SK) pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu dari Pemerintah Kabupaten Brebes. Penyerahan SK pengangkatan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma.

Di tengah rasa syukur ribuan penerima SK yang ditunaikan dengan sujud syukur hingga berjoget suka cita, Frengki Suwito (42) memilih untuk menunaikan nazar dan meninggalkan keramaian di Stadion Karangbirahi menuju Alun-alun Brebes. Frengki menggendong sang ayah dengan berjalan kaki sejauh 2 kilometer.

Dari Stadion Karangbirahi, mata Frengki berkaca-kaca hingga tangisnya pecah saat diwawancara media. Di sepanjang jalan, Frengki menangis haru atas rasa syukur telah diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), setelah mengabdi selama 13 tahun 1 bulan 6 hari.

“Dari tiga tahun lalu setelah saya mendaftarkan diri sebagai ASN PPPK, saya mempunyai nazar yang sangat mulia kepada ayah saya yang betul-betul sekarang kondisinya seperti ini. Perjuangan dan doa beliau bisa menghantarkan saya hingga sampai saat sekarang ini,” kata Frengki Suwito, Jumat 28 November 2025.

Selama ini, Frengki Suwito mengabdi sebagai tenaga honorer di bagian Administrasi Sarana dan Prasarana SMP Negeri 1 Losari. Ia pun mengakhiri pengabdiannya sebagai tenaga honorer dan masuk di dalam 4.363 tenaga honorer yang diangkat sebagai PPPK paruh waktu tahun 2025 ini.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma mengatakan, tahun ini pihaknya menyerahkan SK pengangkatan 4.363 orang sebagai PPPK paruh waktu, dari berbagai OPD. Termasuk tenaga PPPK paruh waktu dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, kecamatan, dan sejumlah OPD lainnya.

“Mudah-mudahan kinerjanya makin prima dan maksimal untuk melayani masyarakat Kabupaten Brebes. Jadi jangan dilihat dari paruh waktunya, tapi negara sudah memberikan kepercayaan sebesar-besarnya untuk PPPK paruh waktu,” ungkap Bupati.

“Mudah-mudahan perjuangan yang berakhir bahagia ini dibalas dengan kerja keras untuk memberikan pelayanan masyarakat Kabupaten Brebes,” tandasnya.