BREBES – Sebanyak 18 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes menerima bantuan hunian tetap dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bantuan senilai Rp50 juta per penerima manfaat itu akan diberikan dalam bentuk material bangunan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinperwaskim Brebes La Ode Vindar Aris Nugroho melalui Subkoor Perumahan Swadaya Irfanudin, Rabu 21 Januari 2026. Irfan menyebut, korban tanah bergerak pada 2021 lalu mencapai 198 KK. Sebanyak 64 KK di antaranya bersedia tinggal di hunian sementara.
“Kalau yang tinggal di huntara itu dari 198 KK hanya 64 KK yang mau. Sisanya, ada yang tinggal di saudaranya atau pun ada yang pindah ke Tegal atau di wilayah Brebes lainnya yang tidak terdampak,” katanya.
Dan dari 64 KK yang tinggal di huntara, 18 di antaranya tahun ini akan mendapatkan bantuan hunian tetap dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senilai Rp50 juta.
“Dari 18 penerima itu tadinya tinggal di huntara, setelah ada lahan yang dibeli kelompok masyarakat, rencana tahun ini akan dibangun. Lokasinya di Dukuh Legok, Desa Sridadi,” jelasnya.
Sementara itu, Kades Sridadi Sudiryo menyampaikan terimakasih kepada pemerintah atas bantuan tersebut. Menurutnya, meski belum semua warga yang terdampak dapat bantuan ini, namun bantuan yang didapat tahun ini sudah cukup meringankan beban warga yang terdampak.
“Atas nama warga, kami pemerintah desa sangat berterimakasih kepada pemerintah kabupaten ataupun pemprov yang sudah membantu warga kami yang terdampak bencana tanah bergerak,” ungkap dia.












