Keunikan Gouldian Finch yang Membuatnya Menjadi Burung Paling Spektakuler di Dunia
JAKARTA – Gouldian Finch, atau dalam bahasa ilmiah dikenal sebagai Erythrura gouldiae, adalah salah satu spesies burung yang menarik perhatian karena tampilan fisiknya yang sangat mencolok.
Dengan kombinasi warna hijau, kuning, biru, dan ungu yang menempel rapi di tubuhnya, Gouldian Finch sering disebut sebagai “pelangi hidup” yang bisa ditemukan di alam bebas. Meskipun penampilannya memang sangat indah, ada banyak hal unik tentang kehidupan dan biologinya yang mungkin tidak diketahui oleh kebanyakan orang.
1. Memilih Pasangan Hidup dengan Mata Kanan Saja
Salah satu keunikan yang menarik dari Gouldian Finch adalah cara mereka memilih pasangan. Burung ini memiliki sistem penglihatan yang khusus, di mana mereka hanya menggunakan mata bagian kanan untuk menilai apakah calon pasangannya memiliki warna kepala yang cocok.
Otak kiri mereka bertugas memproses informasi ini, sehingga jika mata kanan tertutup, mereka akan kehilangan kemampuan untuk memilih pasangan dengan tepat. Hal ini menunjukkan bahwa proses pemilihan pasangan bukanlah sembarangan, tetapi terstruktur secara biologis.
2. Warna Kepala yang Berpengaruh pada Kelangsungan Hidup Anak
Warna kepala pada Gouldian Finch juga memiliki makna penting dalam konteks genetika. Burung dengan kepala merah dan hitam cenderung menghindari perkawinan silang karena adanya ketidakcocokan genetik yang bisa menyebabkan anak mereka lahir dalam kondisi lemah atau mandul.
Perbedaan genetik ini begitu kuat hingga para ahli berpendapat bahwa kedua jenis warna kepala ini sedang dalam proses berevolusi menjadi dua spesies yang berbeda. Oleh karena itu, penggunaan mata kanan sangat penting agar mereka dapat memilih pasangan dengan warna kepala yang identik dan meningkatkan peluang kelangsungan hidup keturunan.
3. Asal Warna Bulu yang Bergantung pada Makanan
Warna-warna cerah pada tubuh Gouldian Finch berasal dari pigmen karotenoid yang terkandung dalam biji-bijian seperti sorgum. Pigmen ini diserap oleh jaringan lemak dan muncul pada bulu, sementara warna biru tercipta akibat pantulan cahaya melalui struktur mikro pada helai bulu.
Kombinasi antara nutrisi makanan dan struktur fisik bulu inilah yang menciptakan tampilan hijau dan ungu yang sangat memukau.
4. Tingkat Kecerahan Warna sebagai Tanda Kesehatan
Kecerahan warna pada tubuh Gouldian Finch juga menjadi indikator kesehatan mereka. Burung jantan biasanya memiliki warna yang lebih cerah dibanding betina, yang menunjukkan bahwa mereka mampu mencari sumber makanan yang bergizi.
Burung dengan bulu yang mengkilap dan warna tajam memiliki peluang lebih besar untuk dilirik oleh pasangan. Sebaliknya, bulu yang kusam bisa menjadi tanda bahwa kondisi kesehatan mereka sedang tidak optimal.
5. Populasi yang Terancam Punah
Sayangnya, populasi Gouldian Finch di alam liar semakin terancam oleh berbagai faktor eksternal. Perubahan lingkungan yang cepat di Australia Utara, seperti maraknya kebakaran hutan, penggembalaan ternak, serta gangguan dari spesies pendatang, telah membuat jumlah mereka turun drastis.
Saat ini, jumlah Gouldian Finch di alam liar hanya sekitar 3.000 ekor. Wilayah tempat mereka tinggal kini terbatas hanya di area terpencil seperti Kimberley di Australia Barat. Status mereka saat ini masuk dalam daftar spesies yang terancam punah, sehingga perlindungan dan konservasi sangat penting agar mereka tidak hilang selamanya.
Gouldian Finch bukan hanya sekadar burung yang indah, tetapi juga memiliki sistem biologis yang sangat kompleks dan tergantung pada kondisi lingkungan. Keberlangsungan hidup mereka sangat berkaitan dengan keseimbangan ekosistem tempat mereka tinggal. Dengan memahami keunikan-keunikan ini, kita bisa lebih menghargai keberadaan spesies langka ini dan berkontribusi dalam upaya pelestariannya.












