8 Kebiasaan Malam yang Hambat Turunnya Berat Badan

Kebiasaan Sebelum Tidur yang Menghambat Penurunan Berat Badan

JAKARTA – Berat badan berlebih sering kali menjadi sumber ketidakpercayaan diri bagi banyak orang. Untuk menurunkan berat badan, konsistensi dalam menjaga pola makan dan melakukan olahraga sangat penting.

Namun, ada satu hal yang sering diabaikan, yaitu kebiasaan sebelum tidur. Kebiasaan-kebiasaan ini bisa memengaruhi keberhasilan program penurunan berat badan.

Berikut beberapa kebiasaan yang perlu dihindari jika kamu sedang menjalani program penurunan berat badan:

  • Makan terlalu dekat dengan waktu tidur

    Makan atau ngemil menjelang tidur dapat menyebabkan penambahan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa makan saat kadar melatonin meningkat bisa meningkatkan lemak tubuh. Tubuh bekerja paling baik pada siang hari, sehingga tidak efisien dalam memetabolisme makanan pada malam hari. Maka dari itu, sebaiknya makan malam paling lambat 3 hingga 4 jam sebelum tidur.

  • Langsung rebahan setelah makan malam

    Setelah makan malam, langsung berbaring untuk menonton TV atau scrolling HP bisa menghambat proses pencernaan. Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki atau mencuci piring setelah makan dapat membantu mempercepat penggunaan lemak dan membuat tidur lebih nyenyak.

  • Melewatkan makan malam

    Tidak makan malam atau menggantinya dengan camilan bisa menyebabkan rasa lapar berlebihan di pagi hari. Hal ini dapat menyebabkan konsumsi kalori yang berlebihan keesokan harinya. Makan malam memberikan nutrisi penting bagi tubuh, dan melewatkannya bisa memicu ngemil atau makan berlebihan.

  • Scrolling HP sebelum tidur

    Cahaya biru dari HP dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur. Kualitas tidur yang buruk berdampak negatif pada penurunan berat badan. Oleh karena itu, hindari menggunakan gadget sebelum tidur.

  • Stres atau cemas

    Pikiran negatif yang muncul di malam hari dapat meningkatkan stres dan mengganggu tidur. Stres juga berkaitan dengan penambahan berat badan. Coba lakukan aktivitas relaksasi seperti berjalan-jalan atau minum teh hangat untuk mengurangi stres.

  • Minum minuman berkafein sebelum tidur

    Kafein dapat mengganggu tidur, yang berdampak pada hormon nafsu makan dan rasa kenyang. Batasi konsumsi minuman berkafein 6 hingga 8 jam sebelum tidur.

  • Memilih makanan tinggi natrium untuk makan malam

    Konsumsi makanan asin sebelum tidur bisa menyebabkan retensi air, yang membuat berat badan naik sementara. Namun, kelebihan garam juga berdampak buruk pada kesehatan dan risiko obesitas.

  • Bekerja sampai larut malam

    Bekerja terlalu larut dapat meningkatkan stres dan mengganggu pola tidur. Peningkatan kortisol bisa memicu keinginan untuk makan makanan berkalori tinggi, yang berujung pada penambahan berat badan di area perut.

Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut, kamu dapat meningkatkan kesuksesan dalam program penurunan berat badan. Selain itu, tetaplah menjaga pola makan seimbang dan rutin berolahraga. Dengan konsistensi dan disiplin, penurunan berat badan akan lebih mudah dicapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *