Kekalahan AS Roma dari Udinese Mengangkat Pertanyaan Performa Tim
JAKARTA – Pada pekan ke-23 Liga Italia, AS Roma harus menerima kekalahan dari Udinese dengan skor akhir 0-1. Laga yang berlangsung di Bluenergy Stadium pada Selasa (3/2/2026) menjadi momen penting bagi tim asuhan Gian Piero Gasperini.
Gol tunggal yang tercipta pada menit ke-49 berasal dari Jurgen Ekkelenkamp, yang berhasil memanfaatkan kesempatan emas untuk membawa Udinese unggul. Hingga laga berakhir, AS Roma tidak mampu merespons dengan gol balasan, yang membuat mereka kembali tertahan dalam persaingan klasemen.
Penilaian Pelatih tentang Performa Tim
Setelah pertandingan, pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini memberikan komentarnya mengenai hasil yang diraih. Meski kecewa, ia tetap menilai bahwa timnya tampil cukup baik dan memiliki banyak peluang. Namun, keberuntungan tidak berpihak kepada mereka kali ini.
”Tanpa ragu, ini tidak mudah. Kami sedikit kurang presisi di sepertiga akhir lapangan, dan mungkin juga sedikit keberuntungan, terutama dengan gol yang kami kebobolan. Tetapi ini adalah tim yang selalu meninggalkan lapangan dengan kepala tegak dan menemukan kekuatan untuk terus berkembang,” ujar Gasperini.
Ia juga menyebutkan bahwa pertandingan berjalan sangat ketat dan sulit bagi kedua tim. Udinese memiliki beberapa peluang tembakan dari jarak jauh, sementara AS Roma juga mencoba membangun serangan melalui penempatan pemain di kotak penalti lawan.
”Kami bermain jauh lebih baik secara keseluruhan. Saya pikir itu adalah performa yang bagus,” tambah pelatih berusia 68 tahun tersebut.
Pembaruan Pemain dan Strategi Musim Ini
Di tengah kekalahan ini, Gasperini juga menyampaikan kepuasannya terhadap perekrutan dua pemain baru di bursa transfer musim dingin. Donyell Malen dan Bryan Zaragoza dianggap sebagai investasi penting untuk meningkatkan kualitas permainan AS Roma.
”Saya sangat senang karena, dalam waktu yang sangat singkat, kesempatan untuk mendatangkan Malen muncul dan kemudian, dalam dua hari terakhir, juga Zaragoza. Saya menyadari jendela transfer Januari tidak pernah mudah, tetapi begitulah adanya dan begitulah yang terjadi. Kedua pemain ini pasti akan membantu kami,” kata Gasperini.
Selain itu, ia juga menyebutkan kedatangan pemain-pemain seperti Venturino dan Vaz, meskipun mereka dianggap sebagai masa depan klub. Saat ini, fokus utamanya adalah menjaga kebugaran pemain inti seperti Dybala dan Kone yang masih cedera.
”Yang terpenting adalah menghindari cedera. Itu akan sangat penting, dan untuk membuat Dybala, Kone, dan beberapa pemain lain yang masih cedera kembali bugar. Kemudian kita akan melanjutkan jalan yang telah kita tempuh sejauh ini, karena ini adalah kelompok yang benar-benar bekerja keras,” ujarnya.
Tantangan Berikutnya
Kekalahan dari Udinese membuat posisi AS Roma tertahan di peringkat lima klasemen sementara Liga Italia. Di laga berikutnya, Giallorossi akan menghadapi Cagliari pada Selasa (10/2). Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim untuk bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik.












