Bupati Paramitha Komitmen Kawal Tradisi Kampung Jalawastu

Bupati Brebes Hadiri Upacara Ngasa Jalawastu
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma menghadiri upacara adat Ngasa di Kampung Jalawastu Desa Ciseureuh Kecamatan Ketanggungan. (Foto: Istimewa)

BREBES – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk menjaga kelestarian tradisi Upacara Ngasa di Kampung Adat Jalawastu, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan. Hal itu disampaikan Paramitha saat menghadiri Upacara Ngasa di kampung adat tersebut, Selasa (24/3/2026).

Paramitha menekankan bahwa peran pemerintah bukan untuk mengubah tradisi yang telah diwariskan turun-temurun, melainkan memastikan keberlangsungannya.

“Di tengah perubahan zaman, Jalawastu memilih tidak meninggalkan akarnya. Tugas pemerintah bukan mengubah mereka, tetapi memastikan tradisi ini tetap hidup dan kampung ini tetap terjaga,” ujar Paramitha.

Upacara Ngasa merupakan ritual sakral masyarakat Jalawastu sebagai wujud rasa syukur atas hasil pertanian. Tradisi ini telah berlangsung sejak abad ke-19, tepatnya pada masa Bupati Brebes ke-9, Raden Arya Candranegara, sekitar tahun 1880-an.

Dalam pelaksanaannya, warga mengenakan pakaian serba putih dan membawa hasil bumi. Mereka kemudian mengikuti prosesi dengan penuh khidmat, termasuk makan bersama menggunakan alas daun pisang tanpa lauk hewani, sebagai simbol kesederhanaan dan keseimbangan hidup dengan alam.

Paramitha menyebut Kampung Adat Jalawastu sebagai kampung budaya yang masih memegang teguh kearifan lokal. Selain menjaga tradisi, masyarakat setempat juga mempertahankan penggunaan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari serta mengonsumsi nasi jagung sebagai makanan pokok.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara Ngasa tidak hanya penting bagi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya nasional. Tradisi tersebut bahkan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga warisan nilai tentang bagaimana manusia hidup selaras dengan alam dan menghormati leluhur,” tambahnya.

Pemkab Brebes, lanjut Paramitha, akan terus berupaya memberikan dukungan agar tradisi tersebut tetap lestari di tengah arus modernisasi. Upacara Ngasa di Kampung Jalawastu menjadi salah satu bukti bahwa kearifan lokal masih terjaga dan relevan sebagai pedoman hidup masyarakat hingga saat ini.