Parade Militer Tampilkan Pesawat Siluman Terbaru China
TIONGKOK – Pada perayaan berakhirnya Perang Dunia ke-II, Tiongkok menggelar parade militer yang menampilkan sejumlah alutsista terbaru. Salah satu yang paling mencolok adalah kehadiran dua pesawat tempur siluman baru milik Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF), yaitu J-20 ‘Mighty Dragon’ dan J-35.
Kedua pesawat ini menjadi pusat perhatian dalam rangkaian akhir parade tersebut. Pesawat J-20 diterbangkan dalam jumlah yang cukup banyak, yaitu lima unit. Mereka terbang dengan formasi rapat, menunjukkan kesiapan dan kemampuan operasional yang tinggi.
Sementara itu, pesawat J-35 juga ikut serta dalam parade, meskipun jumlahnya lebih sedikit. Dua unit pesawat J-35 terbang bersama dengan pesawat J-20, membentuk formasi yang menarik perhatian.
Kedua pesawat ini memiliki fitur siluman yang canggih. Desain mereka dirancang untuk meminimalkan pelacakan oleh radar dan bahkan menyerap sinyal yang berusaha mendeteksi keberadaannya. Hal ini menjadikan pesawat-pesawat ini sangat sulit dideteksi oleh sistem pertahanan udara lawan.
Spesifikasi Pesawat J-20 ‘Mighty Dragon’
J-20 ‘Mighty Dragon’ merupakan pesawat siluman buatan Chengdu Aircraft Corporation. Pesawat ini resmi digunakan oleh PLAAF pada tahun 2017. Berdasarkan data dari berbagai sumber, panjang pesawat ini adalah 21,2 meter dengan rentang sayap sepanjang 13,01 meter.
J-20 ditenagai oleh dua mesin, yaitu Saturn AL-31 FM2 turbofan atau Shenyang WS-10C turbofan. Dengan mesin-mesin ini, pesawat mampu terbang dengan kecepatan hingga Mach 2,0 atau sekitar 2.450 km/jam. Jarak jangkau maksimal pesawat ini mencapai 5.500 km, dengan batas ketinggian mencapai 20.000 meter.
Dalam hal persenjataan, J-20 dilengkapi rudal jarak dekat PL-10 dan rudal jarak jauh PL-12. Pesawat ini mampu membawa beban tempur hingga 11.000 kg. Selain itu, J-20 juga dilengkapi dengan Radar AESA Type 1475, sistem elektro optik EOTS-86, serta pelacak inframerah EORD-31.
Spesifikasi Pesawat J-35
Berbeda dengan J-20, J-35 lebih kecil. Panjang pesawat ini adalah 17,3 meter dengan rentang sayap sepanjang 11,5 meter. Mesin yang digunakan adalah dua unit Guizhou WS-13E atau Guizhou WS-21 turbofan.
Dengan mesin tersebut, pesawat mampu melaju hingga kecepatan Mach 1,8 atau sekitar 2.205 km/jam. Daya jangkau maksimalnya mencapai 1.900 kilometer.
Dalam hal senjata, J-35 mampu menyimpan 6 senjata di bagian internal dan 6 senjata di bagian eksternal. Pesawat ini bisa membawa rudal jarak pendek PL-10 atau rudal jarak jauh PL-15 untuk menembak target udara.
Selain itu, J-35 juga bisa membawa rudal untuk menyerang target darat hingga 8 unit bom dengan berat masing-masing 500 kg.
Seperti J-20, J-35 juga dilengkapi dengan Radar KLJ-7A AESA, perangkat pendeteksi inframerah, serta sistem pentarget elektronik. Dengan spesifikasi yang kompetitif, kedua pesawat ini menunjukkan kemajuan teknologi militer Tiongkok yang semakin pesat.












