Dinperwaskim Brebes Bantu RTLH di Wanasari

Dinperwaskim Brebes
Dinperwaskim Kabupaten Brebes memgecek rumah layak huni milik warga kurang mampu di Kecamatan Wanasari. (Foto: Istimewa)

BREBES – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes berkomitmen dalam memberikan layanan rumah layak huni ke warga kurang mampu. Salah satunya, merespons cepat adanya aduan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH).

Respons cepat tersebut dilakukan oleh Dinperwaskim Brebes setelah menerima aduan adanya warga Desa Siasem, Kecamatan Wanasari yang tinggal di RTLH. Selain struktur bangunan yang sudah tidak layak dan tidak memenuhi standar kesehatan, pemilik rumah juga dilaporkan tidak mampu melunasi tunggakan listrik hingga terancam pemutusan aliran.

‎Setelah menerima laporan, tim teknis dari Dinperwaskim segera melakukan verifikasi lapangan untuk menilai tingkat kerusakan bangunan dan validasi status ekonomi pemilik rumah. ‎Langkah-langkah yang diambil Dinperwaskim Brebes meliputi, identifikasi kelayakan struktur bangunan sesuai standar keselamatan dan kecukupan luas lantai minimal Kementerian PUPR.

‎Mengusulkan perbaikan melalui program stimulan. Seperti  Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dana bantuan pemerintah daerah yang rata-rata bernilai Rp20 juta per unit. Berkoordinasi dengan pihak terkait atau lembaga sosial (seperti BAZNAS) untuk membantu penyelesaian tunggakan listrik agar warga tersebut tetap mendapatkan akses energi.

‎Kepala Dinperwaskim Kabupaten Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho melalui Kepala Bidang Perumahan Rakyat, Muhamad Tolani  menegaskan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem dan peningkatan kualitas hunian menjadi prioritas utama.

‎”Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan warga kurang mampu mendapatkan hak dasar mereka, termasuk akses listrik yang stabil. Upaya ini sejalan dengan target kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Brebes  melalui program unggulan “Mberesi Omah Ora Layak Huni” guna menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan bermartabat,” pungkasnya.