IHSG Naik 0,30 Persen ke Level 8.963

IHSG Menguat di Tengah Aktivitas Pasar yang Dinamis

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (12/1/2026). Pada penutupan perdagangan, IHSG berada di level 8.963,49, meningkat sebesar 0,30 persen atau 26,74 poin dibandingkan dengan penutupan sebelumnya.

Pembukaan perdagangan IHSG tercatat di posisi 8.991,76. Selama sesi perdagangan, indeks sempat mencapai level tertinggi harian di 9.000,97 dan turun ke level terendah intraday sebesar 8.957,62. Pergerakan ini menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis, tetapi secara keseluruhan indeks cenderung menguat.

Aktivitas pasar saham terpantau cukup aktif. Volume transaksi mencapai 6,89 miliar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp 4,57 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 602.300 kali, menunjukkan tingginya partisipasi investor dalam menjalankan transaksi.

Mayoritas indeks saham utama juga mengalami kenaikan. Indeks LQ45 naik 0,63 persen menjadi 873,52. Jakarta Islamic Index (JII) menguat sebesar 0,90 persen ke posisi 603,99, sementara Kompas100 meningkat 0,64 persen menjadi 1.236,98.

Selain itu, indeks saham syariah ISSI juga mencatat penguatan sebesar 0,50 persen, berada di level 325,68. Sementara itu, IDX30 naik 0,61 persen ke posisi 442,20, dan JII70 menguat 0,88 persen menjadi 222,71.

Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 16.304 triliun, yang menunjukkan bahwa pasar saham masih dalam kondisi stabil meskipun mengalami pergerakan naik.

Analisis Teknikal dari Ahli Pasar

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memproyeksikan bahwa IHSG saat ini sedang berada pada bagian wave (v) dari wave [iii]. Hal ini menunjukkan bahwa tren penguatan bisa berlanjut selama indeks tetap berada di atas area support terdekat.

“Saat ini posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9.030–9.077,” ujar Herditya dalam analisisnya.

Namun, ia juga menyoroti potensi koreksi jangka pendek. Koreksi teknikal diperkirakan akan menguji area 8.843–8.904. Level support IHSG tercatat di 8.867 dan 8.806, sementara area resistance terdekat berada di 8.996 dan 9.030.

“Waspadai potensi koreksi yang diperkirakan menguji 8.843–8.904. Support berada di 8.867 dan 8.806, sedangkan resistance di 8.996 dan 9.030,” kata Herditya.

Prediksi dari Ahli Investasi

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menilai bahwa IHSG berpotensi menguat terbatas. Ia memperkirakan bahwa support dan resistance IHSG berada di kisaran 8.760–9.000.

Prediksi ini menunjukkan bahwa meskipun ada peluang penguatan, pasar saham tetap perlu diawasi secara ketat karena adanya risiko koreksi. Investor disarankan untuk memantau perkembangan indeks secara berkala dan mengambil langkah strategis berdasarkan analisis teknikal dan fundamental.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *