Barcelona Meminjamkan Marc-Andre Ter Stegen ke Girona
JAKARTA – Barcelona telah mengambil langkah penting dalam memperkuat kompetisi di liga dengan melepas kiper andalan mereka, Marc-Andre Ter Stegen, ke klub asal Catalunya, Girona. Keputusan ini diambil setelah adanya perubahan strategi dan kebutuhan untuk menjaga kesehatan serta performa sang kiper.
Presiden Barcelona, Joan Laporta, memberikan pernyataan resmi terkait keputusan tersebut. Menurutnya, peminjaman Ter Stegen ke Girona adalah langkah sementara yang dilakukan untuk memastikan bahwa kiper berusia 33 tahun itu bisa mendapatkan waktu bermain yang cukup setelah pulih dari cedera panjang. Hal ini sangat penting bagi dirinya untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026.
Adanya penambahan pemain baru di posisi penjaga gawang membuat situasi semakin rumit. Joan Garcia, yang baru saja bergabung pada musim panas 2025, menjadi alasan utama Barcelona memutuskan untuk meminjamkan Ter Stegen. Dengan banyaknya opsi di posisi tersebut, klub ingin memastikan bahwa semua pemain memiliki kesempatan untuk tampil dan berkembang.
Laporta juga menegaskan bahwa keputusan ini bukanlah akhir dari hubungan antara Ter Stegen dan Barcelona. Ia berharap kiper tersebut akan kembali ke Camp Nou setelah masa peminjamannya selesai. “Kami harap ini hanya ucapan ‘sampai jumpa lagi’,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa jika Ter Stegen ingin bermain di Piala Dunia, maka ia harus terus bermain dalam pertandingan.
Selain itu, Laporta menyatakan bahwa kontrak Ter Stegen masih berlaku hingga 2028. Ia menekankan bahwa meskipun sedang dipinjamkan, Ter Stegen tetap merupakan bagian dari Barcelona. “Dia memiliki kontrak dengan kami, oleh karena itu dia tetap menjadi pemain Barca,” tambahnya.
Strategi Transfer Barcelona di Musim Depan
Aktivitas transfer Barcelona selama jendela transfer tengah musim terbilang minim. Mereka hanya mendatangkan Joao Cancelo dari Al Hilal sebagai amunisi tambahan. Namun, pengambilan Cancelo dilakukan secara pinjaman hingga Juni mendatang. Alasan utamanya adalah karena Barcelona ingin fokus pada bursa transfer musim panas yang akan dibuka pada Juli mendatang.
Tim Catalan ini berencana untuk memperkuat tiga posisi utama dalam skuad mereka. Salah satu posisi yang ingin diperkuat adalah lini belakang. Meski sudah memiliki kedalaman yang cukup, Barcelona ingin menambah daya saing dengan mendatangkan bek bintang.
Menurut beberapa sumber, Barcelona memiliki tiga kandidat untuk didatangkan sebagai bek baru. Josko Gvardiol, pemain Manchester City, menjadi target utama. Keunggulan Gvardiol dalam duel udara dan kemampuannya dalam membantu serangan membuatnya menjadi incaran Barcelona. Namun, masalah utama adalah biaya transfer yang tinggi. Gvardiol diboyong oleh Man City dengan harga 90 juta euro, sehingga Barcelona mungkin harus merogoh kocek lebih dalam.
Selain Gvardiol, Barcelona juga mempertimbangkan sosok seperti Alessandro Bastoni dari Inter Milan atau Nico Schlotterbeck dari Bundesliga sebagai alternatif.
Penguatan Sektor Tengah dan Depan
Di sektor tengah, Barcelona mencari pemain yang bisa bergerak lincah dan membelah pertahanan lawan dari sisi sayap. Saat ini, mereka memiliki Lamine Yamal dan Raphinha yang cukup efektif. Namun, Barcelona juga tertarik untuk mendatangkan Marcus Rashford dari Manchester United. Meskipun Rashford sudah cocok dengan permainan tim, Barcelona masih kesulitan dengan harga yang ditetapkan oleh MU, yaitu 30 juta euro.
Untuk menghindari biaya besar, Barcelona mempertimbangkan untuk kembali meminjam Rashford musim depan dan mendatangkannya secara permanen pada musim panas berikutnya.
Di sektor depan, Barcelona juga mencari pemain baru untuk menggantikan Robert Lewandowski. Dengan usia yang semakin tua, klub ingin memastikan lini serang tetap kuat. Julian Alvarez dari Atletico Madrid menjadi salah satu nama yang disoroti. Meskipun kemampuannya tidak diragukan, masalah biaya tetap menjadi tantangan besar bagi Barcelona.












