Luka Modric Main Hingga Usia 46, Rekan Setim AC Milan Takut Cedera

Luka Modric, Legenda yang Masih Mengguncang Lapangan

JAKARTA – Sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, Luka Modric terus menunjukkan bahwa usia tidak pernah menjadi penghalang bagi kemampuannya. Pemain asal Kroasia ini kini bermain untuk AC Milan setelah bergabung pada musim panas lalu tanpa biaya transfer setelah kontraknya di Real Madrid berakhir. Dengan kehadirannya, Modric langsung menjadi bagian penting dari tim yang dilatih oleh Massimiliano Allegri.

Duetnya bersama Adrien Rabiot di lini tengah memberikan stabilitas yang sangat dibutuhkan oleh AC Milan. Sejak awal musim, Il Diavolo Rosso terbukti menjadi tim yang jauh lebih solid dibandingkan musim sebelumnya. Mereka bahkan berhasil mempertahankan poin dalam 22 pertandingan berturut-turut setelah sempat kalah di pertandingan pertama kompetisi.

Dari 23 laga Liga Italia yang telah dimainkan, Modric tampil dalam 22 pertandingan dengan 21 di antaranya sebagai starter. Ia telah melahap 1.826 menit dari total 2.070 menit yang mungkin bisa ia mainkan. Meskipun sudah berusia 40 tahun, Modric tetap menjadi pemain yang sulit digantikan oleh para gelandang muda seperti Samuele Ricci atau Ardon Jashari.

Salah satu kekuatan utama Modric adalah kemampuan mengoper bola. Meski memiliki tinggi badan hanya 172 cm, ia mampu melakukan umpan-umpan akurat bahkan dari posisi yang terlihat tidak mungkin. Menurut data Whoscored, Modric rata-rata membuat 62,6 operan per pertandingan dengan akurasi mencapai 90,3%. Meskipun hanya mencatatkan 3 assist, ia rata-rata membukukan 1,7 operan kunci per laga. Artinya, ia sering kali menjadi penentu gol yang gagal diselesaikan oleh rekan-rekannya.

Kemampuan istimewa Modric ini mendapat pujian dari Christopher Nkunku, penyerang AC Milan. Dalam enam penampilan terakhir di Serie A, Nkunku mencetak lima gol dan mengakui bahwa ia tidak akan bisa meniru apa yang dilakukan Modric.

“Luka benar-benar hebat,” ujar Nkunku kepada La Gazzetta dello Sport. “Dia memiliki kualitas unik dan mampu melakukan operan luar biasa dengan bagian luar kakinya.”

“Jika saya mencoba melakukannya, pinggang saya akan mengalami dislokasi,” tambah pemain berusia 28 tahun ini. “Luar biasa saat mengetahui bahwa Luka sudah berusia 40 tahun.”

“Tetapi, dia masih bisa bermain sampai berumur 45 atau 46. Apa yang akan saya lakukan dalam usia 40 tahun? Jika badan saya mengizinkan, saya masih akan bermain.”

AC Milan dan Modric sedang fokus memulihkan kondisi fisik dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya. Tim Merah Hitam terakhir kali bermain pada pekan ke-23 dengan mengalahkan Bologna 3-0 pada 3 Februari lalu. Mereka akan kembali berlaga pada pekan ke-25 melawan Pisa pada 13 Februari.

Berikutnya, ada laga tunda giornata 24 melawan Como pada 18 Februari. Milan akan menutup bulan kedua dalam kalender dengan menjamu Parma pada pekan ke-26, 22 Februari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *