Michael Carrick Jadi Pelatih Utama Man United Sisa Musim Ini

Michael Carrick Jadi Kandidat Kuat untuk Pelatih Sementara Manchester United

JAKARTA – Michael Carrick tampaknya menjadi kandidat utama yang dipertimbangkan oleh manajemen Manchester United (MU) untuk mengisi posisi pelatih sementara hingga akhir musim.

Setelah melalui proses wawancara dengan pihak klub, Carrick disebut lebih unggul dibandingkan Ole Gunnar Solskjaer dalam persaingan ini. Meski belum ada penawaran resmi, sumber internal menyebut bahwa Carrick lebih diminati.

Pengambilan keputusan diharapkan segera rampung pada hari Senin (12/1/2026). Sebelumnya, kedua eksekutif klub, yaitu Omar Berrada dan Jason Wilcox, telah bertemu langsung dengan Carrick pada Kamis di Carrington. Sementara itu, Solskjaer juga melakukan diskusi serupa pada Sabtu di lokasi yang sama.

Sebelumnya, Solskjaer sempat dianggap sebagai kandidat kuat untuk kembali memimpin MU, setelah pernah menjabat sebagai pelatih dari Desember 2018 hingga November 2021.

Namun, saat ini arah pembahasan berubah menuju Carrick. Fokus utama saat ini adalah mempersiapkan tim menjelang derbi Manchester melawan Manchester City di Old Trafford pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Persiapan Menghadapi Derbi Manchester

Berdasarkan laporan terbaru, Berrada dan Wilcox ingin memberi waktu maksimal bagi sosok terpilih untuk mempersiapkan tim. Laga antara Man United dan Man City menjadi salah satu agenda penting Setan Merah di awal paruh kedua Liga Inggris 2025-2026.

Perkembangan ini muncul setelah Darren Fletcher mengakui bahwa ia belum tahu nasibnya sebagai pelatih sementara. Ia memimpin dua pertandingan terakhir, yaitu hasil imbang melawan Burnley dan kekalahan 2-1 dari Brighton di Piala FA.

Fletcher mengatakan: “Saya belum melakukan diskusi apa pun. Saya harus melapor besok pagi ke Carrington, hanya itu yang saya tahu. Saya akan mengetahuinya besok pagi.” Ia juga menambahkan bahwa fokusnya saat ini adalah memimpin klub dengan tanggung jawab besar, meskipun tidak berhasil memenangkan pertandingan.

Catatan Hitam Man United

Tersingkirnya Man United dari Piala FA membuat klub tersebut gugur dari dua turnamen domestik sekaligus sejak musim 1981-82. Sebelumnya, Setan Merah juga terdepak dari Piala Liga.

Kondisi ini membuat MU hanya akan memainkan sekitar 40 pertandingan musim ini, jumlah terendah dalam satu musim penuh dalam lebih dari satu abad sejarah klub.

Fletcher mengatakan: “Itulah posisi kita sekarang. Kita tidak bisa bersembunyi di balik itu.” Di Liga Inggris 2025-2026, MU berada di peringkat ketujuh dengan 32 poin klasemen Liga Inggris, terpaut tiga angka dari posisi keempat.

Fletcher, yang menggantikan Ruben Amorim setelah pemecatan, menyebut bahwa kepercayaan diri skuad belum optimal dan mendorong tim untuk tetap menjaga fokus hingga akhir musim. Meski situasi sedang sulit, ia tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan yang dijalaninya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *