Pensiunan Pegawai di Brebes Diduga Tipu Warga Jutaan Rupiah, Janjikan Kerja di Pemerintahan

Penipuan Pegawai Brebes
Salah satu orang tua korban dugaan penipuan, Rasnyan (66), warga Kelurahan Gandasuli, Kabupaten Brebes. (Foto: Istimewa)

BREBES – Kasus dugaan penipuan dengan modus menjanjikan masuk kerja ke salah satu dinas pemerintahan di Kabupaten Brebes kembali mencuat. Seorang pria berinisial HS, yang disebut-sebut merupakan mantan pegawai salah satu dinas di Brebes dan telah purna tugas, diduga menjadi pelaku dalam kasus tersebut.

Orang tua dari dua korban mengaku telah menyerahkan sejumlah uang kepada HS dengan harapan anak mereka dapat diterima bekerja di lingkungan pemerintahan Kabupaten Brebes. Total uang yang diberikan mencapai Rp14 juta, dengan rincian satu korban menyerahkan Rp4 juta dan korban lainnya Rp10 juta.

Salah satu orang tua korban, Rasnyan (66), warga Kelurahan Gandasuli, Kecamatan Brebes, mengaku dirinya merasa telah ditipu oleh HS. Ia menyebut uang tersebut diberikan setelah HS menjanjikan akan memasukkan anaknya bekerja di salah satu dinas pemerintahan di Brebes.

“Saya merasa ditipu oleh HS, pensiunan pegawai Dinas Kesehatan Brebes yang saat itu bekerja sebagai petugas keamanan. Saya sudah memberikan uang Rp4 juta. Korban satunya lagi, anak dari Pak Guru Tasdik, memberikan Rp10 juta,” ujar Rasnyan, Selasa (13/1/2026).

Rasnyan menjelaskan, uang tersebut diserahkan di rumah Pak Guru Tasdik. Namun hingga kini, janji yang disampaikan oleh HS tidak pernah terealisasi. “HS menjanjikan akan memasukkan anak kami ke kantor dinas pemerintahan di Kabupaten Brebes. Tapi sejak tahun 2017 sampai sekarang tidak ada kejelasan, dan tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, HS belum dapat dimintai keterangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, HS tidak berada di rumah tinggalnya dan diketahui telah berpindah tempat kontrakan. Kasus dugaan penipuan tersebut kini menjadi perhatian keluarga korban. Mereka berharap ada penyelesaian dan kejelasan hukum atas peristiwa yang dialami.