BREBES – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Satpol PP Brebes melakukan aksi penipuan dengan menjanjikan sejumlah orang bisa masuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemkab Brebes.
Oknum ASN ini akhirnya dipecat dengan dalih tidak pernah masuk kerja lebih dari 60 hati secara akumulatif. Selain itu ia juga melakukan beberapa aksi penipuan dengan menjanjikan puluhan orang bisa masuk PPPK di Pemkab Brebes dengan membayar sejumlah uang.
Parahnya uang hasil penipuan itu dipakai pelaku untuk judi online (judol). Sanksi pemecatan dijatuhkan kepada IDH (36), ASN di Kantor Satpol PP Kabupaten Brebes.
Aksi penipuan yang dilakukan oknum ASN tersebut terbongkat menyusul masuknya beberapa laporan ke Kantor Satpol PP Pemkab Brebes.
Salah satunya, dari Karso (56) warga Kecamatan Brebes. Dalam laporannya, Karso mengaku dimintai Rp 11, 5 juta oleh pelaku. Pelaku mengiming-imingi bisa meloloskan anaknya sebagai PPPK di Dinas Perhubungan Brebes, pada seleksi Desember 2024.
Uang itu diserahkan pada 5 Oktorber 2024 secara bertahap sebanyak 3 kali, dalam bentuk tunai dan transfer. Namun sejak tanggal 24 Maret 2025, pelaku sudah tidak bisa dihubungi.
Kepala Satpol PP Kabupaten Brebes, Moh Syamsul Haris saat dikonfirmasi, membenarkan adanya sanksi pemecatan yang dijatuhkan kepada seorang ASN di instansinya.
Tipu Puluhan Orang dan Janjikan Masuk PPPK, Oknum ASN Satpol PP Brebes Dipecat

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh sejak 2025. Tiga jenderal Polri menjadi tersangka setelah sistem LIMS diduga disalahgunakan.

BREBES – Perbaikan Jembatan Sitanggal di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal…

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor Presiden Prabowo sejak 2025. Rekaman diduga dihapus pada Oktober 2026 sebelum tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.

Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo ditetapkan sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal. Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan pejabat negara dan menyita 11 HP serta 42 flashdisk.

Menko PM Muhaimin Iskandar meminta Brebes mendapat perhatian khusus karena menjadi kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah. Gubernur, bupati, BUMN, dan pesantren diminta bergerak cepat.







