BREBES – Aksi sekelompok remaja yang melakukan konvoi sambil membawa senjata tajam membuat situasi keamanan di wilayah Losari, Kabupaten Brebes, menjadi perhatian.
Puluhan remaja diduga membawa parang dan celurit saat melintas di jalur provinsi ruas Ketanggungan-Ciledug pada Minggu (27/9/2026) dini hari.
Aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, sejumlah remaja terlihat mengendarai sepeda motor dan berjalan kaki sambil mengacungkan senjata tajam.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan remaja tersebut sebelumnya berkumpul di wilayah Desa Pekauman, Kecamatan Losari. Mereka kemudian bergerak menggunakan sepeda motor menuju arah perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat.
Dalam perjalanan, beberapa remaja terlihat memamerkan senjata tajam yang dibawa. Senjata yang terlihat dalam video disebut berukuran cukup panjang, bahkan ada yang mencapai sekitar satu meter.
Rombongan tersebut diduga hendak mencari kelompok lain untuk melakukan tawuran di wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, yang berada di kawasan perbatasan dengan Jawa Barat.
Sejumlah remaja tampak masih mengendarai sepeda motor, sementara lainnya berlari di jalan raya. Mereka terlihat membawa senjata tajam jenis parang dan celurit.
Polisi Benarkan Lokasi Kejadian
Kanit Reskrim Polsek Losari, Aiptu Didik Agung, membenarkan adanya aksi sekelompok remaja yang terekam dalam video tersebut. Menurut Didik, lokasi yang terlihat dalam rekaman berada di jalan provinsi wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Losari, yang berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Barat.
“Kalau dilihat dari videonya itu jalan ke arah Jabar. Sampai saat ini belum ada laporan masuk. Kami juga gencar melakukan patroli di wilayah itu, tapi saat itu tidak bertemu mereka,” kata Didik saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).
Polisi belum menerima laporan mengenai adanya korban maupun bentrokan dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, keberadaan kelompok remaja yang membawa senjata tajam menjadi perhatian aparat karena berpotensi memicu aksi tawuran dan membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
Konvoi Remaja Bersenjata di Losari Brebes Bikin Resah, Polisi Gencarkan Patroli hingga Dini Hari

Rekomendasi untuk kamu

JAKARTA – Pemerintah kembali menunjukkan hasil penertiban kawasan hutan yang selama ini menjadi bagian dari…

BNPB mencatat sejumlah karhutla terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur hingga Selasa (6/10/2026). Puluhan hektare lahan dan hutan terbakar, sementara BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Gempa M6,1 yang mengguncang Sumba Barat Daya pada 4 Oktober 2026 menyebabkan dampak meluas. Data terbaru BPBD NTT mencatat 299 rumah terdampak dan 299 KK terkena dampak di tiga kabupaten. Aktivitas gempa susulan masih terjadi.

JAKARTA – Momen Presiden Prabowo Subianto bersama dua pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko…

BREBES – Kondisi sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Bulakamba dan Wanasari mendapat sorotan Komisi…







