BREBES – Ibu korban pembunuhan yang terjadi di Desa Bojong Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes meminta suami korban, Darwono (44), yang diduga menjadi pelaku pembunuhan dihukum mati. Ibu korban, Darisah (60) mengaku tak rela anak semata wayangnya mati mengenaskan di tangan suami.
Darisah mengatakan, pelaku harus dihukum mati karena tega membunuh anaknya, Tuti Awaliyah (39) dengan cara yang sadis. Menurut dia, di usianya yang sudah tua dan fisik yang renta, Darisah hanya bisa mengandalkan anak semata wayangnya yang rutin memberikan nafkah.
“Tuti itu anak saya satu-satunya, tidak ada lagi. Sekarang sudah tidak ada. Dia baik sekali. Tiap bulan kirim uang buat saya kalau lagi merantau di Jakarta,” kata Darisah di rumah korban, Selasa (13/10/2026).
Dia melanjutkan, dirinya tak mampu lagi membayangkan ketika mengikuti petugas kepolisian mendobrak pintu rumah anaknya lalu melihat korban dengan kondisi yang mengenaskan penuh luka di beberapa bagian tubuhnya, pada Senin (12/10/2026) kemarin.
Darisah mengungkapkan bahwa anak semata wayangnya sering mengadu kerap dianiaya oleh suaminya. Menurut dia, korban kerap disundut rokok, dipukul, hingga hendak dibuang di suatu tempat. Penganiaya dialami korban baik saat di perantauan maupun di kampung halaman.
“Anak saya dituduh selingkuh. Saya sudah berkali-kali tanya anak saya katanya tidak selingkuh. Jadi kemana-mana anak saya pergi selalu dikuntit. Anak juga sering ke sini nangis ke saya, sering dianiaya,” tambahnya.
Sementara itu, Dokter Forensik Dokkes Polda Jateng, dr. Istiqomah mengungkap penyebab kematian korban pembunuhan yang terjadi di Desa Bojong Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes. Ia mengungkapkan penyebab kematian korban usai melakukan autopsi jenazah di RSUD Brebes, Senin (12/10/2026) sore.
Dari hasil autopsi, ungkap Istiqomah, terdapat empat luka yang dialami korban usai dianiaya oleh suaminya. Korban bernama Tuti Awaliyah (39) mengalami luka di bagian kepala, leher, dada, dan perut. Namun dari hasil pemeriksaan, penyebab kematian korban adalah luka di bagian dada sedalam 15 centimeter.
“Ada di kepala, ada leher, kemudian ada dada, perut. Yang menyebabkan kematian yang di dada, sedalam 15 centimeter,” ungkap dr. Istiqomah.
Diketahui, dugaan kecemburuan berujung maut di Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Seorang perempuan bernama Tuti Awaliyah (39) ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (12/10/2026) dini hari.













