Kehidupan Baru Na Daehoon Pasca Perceraian dengan Jule
JAKARTA – Setelah melalui masa yang penuh tantangan, konten kreator asal Korea Selatan, Na Daehoon, resmi bercerai dari istrinya, Julia Prastini (Jule), pada 3 Desember 2025. Perceraian ini terjadi setelah isu perselingkuhan antara Jule dan seorang petinju bernama Safrie Ramadhan muncul ke permukaan. Dengan putusan Pengadilan Agama Jakarta Selatan, hak asuh ketiga anak mereka jatuh kepada Daehoon.
Sebagai seorang ayah tunggal, Daehoon terus menunjukkan komitmennya untuk menjaga dan membesarkan ketiga anaknya. Belum lama ini, ia mengunggah video kolase foto-foto anak bungsunya di hari ulang tahun. Unggahan itu disertai pesan cinta yang hangat dan penuh harapan.
“Selamat ulang tahun, anak cantik papa!” tulis Daehoon dalam unggahannya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran sang anak yang telah membawa banyak kebahagiaan ke dalam hidupnya. “Terima kasih telah hadir di dunia Papa dan membawa begitu banyak kebahagiaan.” Di akhir pesannya, Daehoon berharap anaknya tetap tumbuh menjadi anak yang ceria dan sehat. “Papa akan selalu ada untuk menjaga dan memeluk NJ dalam keadaan apa pun.”
Menghadapi Kritik dan Tantangan
Setelah perceraian, nama Daehoon masih sering dibicarakan. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah cara dia mengasuh ketiga anaknya. Dalam wawancara dengan podcast Moms Corner yang dipandu oleh Nikita Willy, Daehoon mengungkapkan ketakutannya terhadap kritik yang bisa dialami anak-anaknya dari luar.
Ia khawatir jika anak-anaknya mendapatkan hujatan dari publik. Untuk menghindari hal tersebut, Daehoon menerapkan aturan yang cukup ketat dalam pengasuhan. “Daripada anak-anak aku dihujat di luar, mending aku yang marahin di sini,” ujarnya.
Aturan ketat ini diambil dari pola asuh orang tuanya saat ia masih tinggal di Korea Selatan. “Itu yang aku belajar dari rumahku,” katanya. Selain itu, Daehoon juga menekankan pentingnya kesopanan sejak dini. Ia bahkan pernah mengatakan bahwa jika anak-anak tidak sopan, ia akan teriak dan membuat mereka takut. “Kadang aku teriak, kalau (mereka) nggak sopan, mereka itu paling takut kalau ‘mataku jadi besar’.”
Menanamkan Disiplin dan Kesopanan
Tidak hanya kesopanan, Daehoon juga mengajarkan disiplin kepada anak-anaknya sejak dini. Ia percaya bahwa kedisiplinan sangat penting untuk perkembangan anak. “Disiplin iya,” tutupnya dalam wawancara tersebut.
Dengan komitmen dan cara pengasuhan yang tegas, Daehoon terus berusaha menjadi contoh yang baik bagi ketiga anaknya. Meskipun menghadapi banyak tantangan pasca perceraian, ia tetap berusaha memberikan lingkungan yang aman dan penuh kasih untuk keluarganya.












