Kehidupan Syifa Hadju dan Rizky Nazar yang Penuh Perhatian
JAKARTA – Selama sekitar lima tahun, pasangan Syifa Hadju dan Rizky Nazar sering menjadi sorotan publik melalui kisah cinta mereka. Mereka sempat mendapat dukungan kuat dari para penggemar yang setia mengikuti perjalanan hubungan mereka.
Namun, akhirnya keduanya memutuskan untuk berpisah. Meskipun begitu, warganet masih sering membandingkan kisah cinta Syifa dulu dengan Rizky Nazar dan sekarang bersama El Rumi.
Deswita Maharani dan Ferry Maryadi, dua tokoh yang dianggap sebagai orang tua oleh Syifa, menyebut ada perbedaan yang terasa jelas saat Syifa menjalin hubungan dengan Rizky Nazar dibandingkan dengan El Rumi.
Dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Trans 7 Official, Deswita mengatakan bahwa El datang pada saat Syifa sudah putus dengan Rizky Nazar. Ia menyampaikan bahwa pada saat itu, Syifa mungkin merasa sendiri setelah hubungan selama lima tahun gagal. Tapi, ketika ia mulai merasa sendirian, tiba-tiba muncul El.
Dengan tegas, Deswita dan suaminya, Ferry Maryadi, menyatakan bahwa ada perbedaan yang terlihat jelas antara Syifa saat bersama Rizky Nazar dan saat ini bersama El. Ferry bahkan mengungkapkan rasa syukur atas pilihan Syifa, karena menurutnya El adalah sosok yang tepat untuk Syifa.
Alasan El Memilih Syifa Hadju Jadi Istri
Dalam wawancara dengan YouTube ELLE Indonesia Magazine, El mengungkapkan dua alasan utama yang membuatnya yakin memilih Syifa sebagai istri.
Pertama, Syifa adalah sosok yang penyayang dan memiliki keluarga yang penuh kasih sayang. Kedua, Syifa dibesarkan dalam lingkungan yang agamanya cukup kuat. Dua hal ini membuat El yakin bahwa Syifa bisa menjadi ibu terbaik bagi anak-anaknya nanti.
Syifa juga memiliki alasan sendiri mengapa ia jatuh hati pada El. Ia merasa bahwa bersama El, ia bisa melewati segala masalah. Menurut Syifa, dulu ia merasa sulit untuk dicintai, terutama karena ia tumbuh sebagai anak perempuan pertama yang hidup bersama ibunya, Shendy Hadju.
Ayah atau figur laki-laki tidak pernah hadir dalam kehidupannya selama masa kecil. Namun, setelah bertemu El, ia merasa bahwa mencintai dan dicintai bukanlah hal yang mustahil lagi.
Hubungan yang Aman dan Nyaman
Selama setahun menjalin hubungan dengan El, Syifa merasa aman dan nyaman. Ia merasa bahwa apapun masalah yang dihadapinya, ia bisa melewatinya bersama El. Ia juga menyampaikan bahwa El memberinya rasa aman dan tenang yang sebelumnya tidak pernah ia rasakan.
Pernikahan Syifa dan El digelar dengan adat Jawa pada 26 April 2026. Acara akad dilaksanakan secara khidmat pukul 10.00 WIB. Malam harinya, mereka menggelar resepsi yang mewah dengan konsep internasional. Selain itu, mereka juga merencanakan satu acara spesial tambahan yang akan digelar di Bali.
Mahar yang diberikan oleh El kepada Syifa berupa logam mulia seberat 26 gram, 4 gram logam mulia, serta uang tunai sebesar 2026 Poundsterling. Pernikahan ini menjadi tanda resmi awal perjalanan baru bagi Syifa dan El.












