BREBES – Sudah tiga bulan ini, jembatan di ruas jalan provinsi Jatibarang-Ketanggungan Kabupaten Brebes, tepatnya di Desa Sitanggal Kecamatan Larangan amblas akibat kerap dilewati kendaraan besar. Jembatan itu dibiarkan amblas tanpa penanganan sejak sebelum bulan Ramadan hingga pasca Lebaran Idulfitri.
Para pengendara pun harus antre untuk melintas di jembatan itu karena khawatir jembatan akan ambrol jika tak kuat menahan beban kendaraan. Untuk kendaraan berat, harus melintas di lajur sisi utara, bergantian dengan kendaraan dari lawan arah.
Arus kendaraan dialihkan menjadi dua arah dan harus bergantian atau buka tutup. Warga setempat pun berinisiatif untuk mengatur lalu lintas di lokasi itu.
Diketahui, sejak beberapa bulan terakhir, kendaraan besar terpaksa melintas di jalur itu, imbas dari perbaikan jalur nasional Ketanggungan-Purwokerto. Namun kini, perbaikan jalan nasional itu sudah rampung dan kendaraan kembali melintas di jalur nasional tersebut.
Jembatan di jalur vital itu amblas sekitar 30 centimeter dengan kondisi gelagar jembatan di bawahnya patah. Meski sudah amblas, jembatan itu masih dilewati kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas. Para pengendara pun harus ekstra hati-hati saat melintasi jembatan tersebut yang rawan ambrol.
Jembatan di jalur provinsi itu amblas sejak dua bulan lalu. Pihak Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Tengah sempat melakukan penanganan beberapa pekan lalu, namun hanya sebatas tambal sulam aspal di atas jembatan yang berlubang. Warga pun mengeluhkan lambannya penanganan jembatan amblas tersebut.
“Ini bahkan sudah beberapa kali memakan korban, jembatan amblas dan juga penerangan minim di malam hari dan sering terjadi kecelakaan,” kata Untung, warga setempat yang setiap hari melintas di jembatan tersebut, Sabtu (18/4/2026).
Seorang pengendara sepeda motor, Kholidin (42) menyebutkan, para pengendara seringkali melakukan protes kepada pemerintah dan juga mengeluh di media sosial, namun tak kunjung mendapat respon dari pemerintah terkait. Dia mengungkapkan, tak sedikit pengendara yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.
“Banyak yang sering jatuh, terutama pengendara sepeda motor. Ini karena amblasnya cukup dalam, ada 30 centimeter. Jadi kalau pengendara tidak tahu medan jalan ya sudah pasti celaka,” katanya.
Dia melanjutkan, tim dari Dinas Pekerjaan Umum Jawa Tengah beberapa waktu lalu meninjau lokasi jembatan amblas ini. Namun hingga kini tak ada penanganan yang dilakukan oleh Pemprov Jateng. Warga pun mempertanyakan kinerja Pemprov Jateng yang dianggap lamban melakukan penanganan.
Beranda
Headline
Tiga Bulan Jembatan Sitanggal Brebes Amblas Tanpa Penanganan, Warga Sebut Pemprov Jateng Lelet
Tiga Bulan Jembatan Sitanggal Brebes Amblas Tanpa Penanganan, Warga Sebut Pemprov Jateng Lelet

Rekomendasi untuk kamu

Kebakaran di Taman Nasional Gunung Ciremai menghanguskan sekitar 30 hektare. Pemprov Jawa Barat mengerahkan helikopter untuk membantu pemadaman.

SEMARANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusut dugaan pelanggaran pengangkutan bahan bakar…

BREBES – Ancaman banjir yang berulang kali menghantui warga di sepanjang aliran Sungai Babakan, Kabupaten…

Indonesia lantang mendukung Palestina, tetapi ekspor minyak sawit ke Israel tetap berjalan. Data perdagangan mengungkap nilai ekspor produk sawit olahan mencapai US$21,6 juta pada 2025.

Kegiatan studi referensi DWP Tulungagung ke Wonosobo menggunakan APBD sekitar Rp 50 juta. Agenda wisata dan kuliner menuai kritik akademisi.







