Imbas Kebakaran Gudang Limbah PT Annisa Jaya Utama di Brebes, 17 Warga Keluhkan Sesak Napas

Kebakaran Gudang Limbah Brebes
Petugas PMI Kabupaten Brebes membagikan masker kepada warga terdampak kebakaran gudang limbah di Desa Slatri Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. (Foto: Dok PMI Brebes)

BREBES – Kebakaran gudang limbah PT Annisa Jaya Utama berdampak terhadap warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian di Desa Slatri Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Senin (10/8/2026). Kepulan asap hitam pekat akibat kebakaran gudang limbah pabrik itu hingga kini masih terjadi.

Berdasarkan hasil asesmen sementara oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Brebes pada hari ketiga kebakaran, sedikitnya 5 kepala keluarga (KK) atau 17 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut. Dari jumlah tersebut, terdapat satu anak berkebutuhan khusus dan dua warga lanjut usia (lansia).

“Data sementara tersebut dihimpun dari masyarakat yang tinggal tepat di depan lokasi kejadian PT Annisa Jaya Utama,” demikian keterangan tertulis dari PMI Kabupaten Brebes, dikutip Senin (10/8/2026) malam.

Dalam laporan itu menyebutkan, sejumlah warga dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah terdampak asap dari aktivitas kebakaran. Keluhan yang ditemukan antara lain sesak napas serta gangguan paru-paru, termasuk asma.

Hasil asesmen juga mencatat bahwa gudang limbah tersebut telah lama beroperasi dengan proses pemusnahan menggunakan metode pembakaran. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat di sekitar lokasi berpotensi terdampak paparan asap.

“Dengan adanya kebakaran dan kondisi asap di sekitar lokasi, masyarakat diimbau untuk tetap menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan,” demikian laporan PMI Kabupaten Brebes.

Sementara itu, proses pemadaman kebakaran masih terus dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran. Penanganan di lokasi juga melibatkan alat berat berupa excavator milik perusahaan untuk membuka akses jalan menuju titik kebakaran sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih maksimal.

Diketahui, kebakaran hebat yang melanda gudang penyimpanan limbah non-B3 di Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, belum juga sepenuhnya padam meski telah berlangsung selama tiga hari. Kobaran api masih terlihat di sejumlah bagian gudang yang berlokasi di jalan raya Ketanggungan-Jatibarang itu hingga Senin (10/8/2026) siang.

Petugas gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mengendalikan api yang membakar material limbah berupa karet, plastik, serta outsol atau bahan alas bawah sepatu.

Kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Api dengan cepat membesar karena material yang tersimpan di dalam gudang merupakan bahan yang mudah terbakar.

Baca Juga:  Hari Pertama Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Brebes Terkendala Aplikasi Satu Sehat