FOTO: Bupati Brebes Dorong Batik Salem Tembus Pasar Nasional Lewat JFW 2026

Jogja Fashion Week 2026
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma tampil anggun dan elegan dengan mengenakan Batik Salem di Jogja Fashion Week 2026. (Foto: Istimewa)
img_20260816_2015077912365768519016582
img_20260816_2014565612639790826399286
img_20260816_2013541848704569005320454
img_20260816_2014173203233580692255986
img_20260816_2014451149971644395438169
img_20260816_2014312069912147929658191
img_20260816_2014041527503963649238778
img_20260816_2015195163260649543288911

BREBES – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma membawa Batik Salem naik ke panggung Jogja Fashion Week (JFW) 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas pasar produk unggulan daerah.

Dalam gelaran yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (15/8/2026) malam, Paramitha bahkan turut tampil sebagai model mengenakan batik khas Brebes.

Keikutsertaan Brebes dalam JFW 2026 menjadi langkah lanjutan Pemkab Brebes dalam memperkenalkan Batik Salem ke pasar yang lebih luas. Sebelumnya, produk unggulan daerah tersebut juga telah dibawa ke Jakarta Fashion Week 2025.

Baca Juga:  Keluar Exit Tol Brebes, Bupati dan Wabup Mitha-Wurja Langsung Sujud Syukur

Paramitha mengatakan, promosi melalui panggung fashion nasional menjadi strategi untuk meningkatkan daya kenal sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk lokal Brebes.

“Kami ingin produk lokal kami, produk unggulan Brebes yang selama ini kami banggakan bisa dipamerkan di setiap daerah dan dikenal oleh masyarakat yang lebih luas,” kata Paramitha.

Menurut Paramitha, Batik Salem merupakan salah satu produk unggulan Brebes yang memiliki potensi besar untuk berkembang di luar daerah.

Batik tersebut bahkan telah dijadikan buah tangan untuk sejumlah menteri dan Ketua DPR RI Puan Maharani, serta digunakan dalam sejumlah agenda internasional dan kegiatan kenegaraan.

Baca Juga:  Serapan Anggaran Rendah, Wabup Wurja Beri Teguran Keras Sejumlah OPD

Ia berharap Batik Salem tidak hanya dikenal di Brebes, tetapi juga semakin diterima masyarakat di Yogyakarta, Jakarta, hingga pasar nasional.

Pengalaman mengikuti Jakarta Fashion Week 2025 menjadi salah satu alasan Pemkab Brebes terus mendorong promosi Batik Salem.

Setelah tampil dalam ajang tersebut, permintaan terhadap kain khas Brebes meningkat dan membuat sejumlah pengrajin sempat kewalahan memenuhi pesanan dari berbagai daerah.

“Setelah kita mengikuti Jakarta Fashion Week, antusias untuk membeli kain Brebes sendiri semakin meningkat. Pengrajin kami juga sempat kewalahan karena banyak sekali banjiran order dari beberapa daerah,” ujarnya.

Baca Juga:  Warga Salem Brebes Swadaya Perbaiki Jalan Rusak, Bupati: Sudah Dianggarkan Rp700 Juta