BREBES – Di saat pemerintah daerah sibuk dengan program seremonial, potret kemandirian justru ditunjukkan dari ujung pedukuhan. Warga Pedukuhan Sikancil Desa Slatri Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes bersama Komunitas Sorban Sikancil dan Pimpinan Ranting GP Ansor Dusun Sikancil terpaksa turun tangan.
Pantauan langsung awak media di lokasi, Sabtu 1 Agustus 2026, warga bergotong royong mengecor jalan yang berstatus jalan kabupaten yang kondisinya rusak parah dan sangat membahayakan. Puluhan warga, dari anak muda hingga orang tua, bahu-membahu mengaduk adonan cor dengan alat seadanya.
Adonan cor yang diturunkan dari truk besar langsung diratakan oleh warga untuk memperbaiki jalan yang rusak parah. Perbaikan dilakukan bertahap dengan sistem buka-tutup jalan agar aktivitas warga tetap berjalan. Perbaikan jalan itu dilakukan dengan cara penggalangan dana di ruang digital.
Aksi ini berawal dari kegelisahan seorang tokoh sesepuh Dusun Sikancil. Hal itu dibenarkan langsung oleh penggerak Sorban Sikancil, Ustad Hilman, saat dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon. Gerakan kolektif itu timbul lantaran kekhawatiran warga terhadap bahaya akibat jalan rusak.
“Awalnya itu dari rasa empati sesepuh kami. Beliau itu rutin jogging di sepanjang jalan. Beliau melihat hampir semua pengguna jalan itu saling berebut untuk mendapatkan area jalan yang bagus karena menghindari lubang. Beliau khawatir akan ada kecelakaan yang tidak diinginkan,” ujar Ustad Hilman mengawali ceritanya.
Keresahan itu kemudian ia sampaikan dengan mengundang jajaran Pimpinan Ranting GP Ansor Dusun Sikancil ke rumahnya.
“Dari pemikiran beliau itu, jajaran kami mencoba menerjemahkan menjadi sebuah aksi nyata yang tentunya bertujuan untuk kemaslahatan bersama. Kami lanjutkan koordinasi dengan Kadus Sikancil, Bapak Slamet Arifin dan disepakati perbaikan penambalan jalan menggunakan cor manual dengan material yang tidak terlalu banyak,” lanjutnya.
Panitia pun hanya membuat poster sederhana dan dibagikan di grup chat warga Dusun Sikancil, namun hasilnya di luar dugaan. “Yang tidak terduga ternyata antusias warga sangat tinggi. Dengan sendirinya mereka atas dasar kesadaran diri ingin ikut berpartisipasi dengan memberikan donasi uang sesuai kemampuan masing-masing. Ini murni swadaya,” tegas Ustad Hilman.
Akhirnya, tepat Sabtu, 1 Agustus 2026, kegiatan itu dieksekusi dan an rencananya akan terus berlanjut. “Selanjutnya kegiatan tersebut akan dilanjutkan rencananya minggu depan setelah coran yang pertama dianggap layak untuk dilewati oleh warga,” pungkas Ustad Hilman.
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Slatri Brebes Swadaya Cor Jalan Kabupaten
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Warga empat desa di Kecamatan Wanasari—Desa Jagalempeni, Tegalgandu, Siwungkuk, dan Dukuhringin—akhirnya menyambut kabar…

BREBES – Warga Desa Karangsambung Kecamatan Losari Kabupaten Brebes melakukan aksi protes terhadap jalan kabupaten…

BREBES – Meski belum mengantongi Surat Keputusan (SK) terkait penetapan status jalan lingkungan, Pemerintah Kabupaten…

BREBES – Warga Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, rela patungan melakukan pengecoran jalan poros…

BREBES – Respons cepat ditunjukkan Wakil Bupati Brebes, Wurja, saat menerima keluhan warga terkait kerusakan…







