BREBES – Warga Desa Karangsambung Kecamatan Losari Kabupaten Brebes melakukan aksi protes terhadap jalan kabupaten yang rusak parah. Warga menanami pohon pisang dan batang pohon keras di tengah jalan karena merasa geram dengan kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, Rabu (3/5/2026).
Ruas jalan Karangsambung-Jatisawit di Kecamatan Losari mengalami kerusakan parah dengan kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang. Di lokasi penanaman pohon pisang sepanjang 500 meteran di Desa Karangsambung ini bahkan tak ada sedikitpun aspal maupun beton. Hanya menyisakan bebatuan kerikil perkerasan jalan.
Selain penanaman puluhan pohon pisang, warga juga memasang sejumlah spanduk bernada protes. Bahkan tulisan di spanduk itu menyinggung Bupati Brebes Terpilih, Paramitha Widya Kusuma. Warga mengungkit bahwa perolehan suara pada Pemilihan Bupati Brebes tahun 2024 lalu, perolehan suara Paramitha Widya Kusuma di Desa Karangsambung tembus 85,91 persen.
“Sungguh ironis. Perolehan suara 85,91% untuk memenangkan Bupati Terpilih, terbesar se-Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, tapi kami masyarakat Desa Karangsambung merasa dianaktirikan. Ruas jalan kabupaten antardesa di Desa Karangsambung kondisinya rusak parah dan sering terjadi lakalantas,” demikian tulisan di spanduk itu.
Warga sekitar, Mastoni mengatakan, ruas jalan kabupaten yang rusak ini sudah bertahun-tahun dan tak kunjung diperbaiki. Dia menyebut, saat kondisi hujan, kondisi jalan seperti empang, banjir dan berlumpur. Tak sedikit pengendara sepeda motor yang jatuh karena kondisi jalan yang licin. Menurutnya, warga yang menanami pohon pisang ini sebagai aksi protes.
“Rusaknya kurang lebih sudah hampir lima tahun dan belum diperbaiki sama sekali. Jadi ini tuntutan warga sih. Ini jalan utama satu-satunya menuju istilahnya ke kota. Dari Desa Jatisawit juga lewatnya sini semua. Kalau hujan ya kayak empang,” katanya ditemui di lokasi, Rabu (3/5/2026).
Pengendara lain, Viki menyebutkan bahwa kondisi jalan yang rusak parah ini sudah terjadi sejak lama. Terlebih saat hujan, kondisi jalan banjir seperti empang. Menurutnya, kondisi jalan rusak ini mengganggu aktivitas perekonomian warga, terutama saat pengiriman dan distribusi barang muatan.
“Saya tiga tahun bolak balik ke sini kondisinya rusak terus seperti ini. Tidak diperbaiki,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Brebes M. Adhika Pramuditya saat dikonfirmasi terkait aksi protes warga mengatakan bahwa pihaknya segera menerjunkan tim untuk langsung mengecek ke lokasi. “Segera kami turunkan tim untuk mengecek lokasi,” ungkap Adhika.
Beranda
Headline
Warga Losari Brebes Pasang Spanduk Protes dan Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Parah
Warga Losari Brebes Pasang Spanduk Protes dan Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak Parah
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

BREBES – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes, La Ode Vindar…

BREBES – Warga Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, rela patungan melakukan pengecoran jalan poros…

BREBES – Respons cepat ditunjukkan Wakil Bupati Brebes, Wurja, saat menerima keluhan warga terkait kerusakan…

BREBES – Puluhan warga Desa Rajawetan Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes terpaksa melakukan perbaikan ruas jalan…

BREBES – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan pihaknya telah mengambil langkah cepat menangani peristiwa…







