FOTO: Bupati Brebes Dorong Batik Salem Tembus Pasar Nasional Lewat JFW 2026

Jogja Fashion Week 2026
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma tampil anggun dan elegan dengan mengenakan Batik Salem di Jogja Fashion Week 2026. (Foto: Istimewa)
img_20260816_2015077912365768519016582
img_20260816_2014565612639790826399286
img_20260816_2013541848704569005320454
img_20260816_2014173203233580692255986
img_20260816_2014451149971644395438169
img_20260816_2014312069912147929658191
img_20260816_2014041527503963649238778
img_20260816_2015195163260649543288911

Meski demikian, meningkatnya permintaan juga menjadi tantangan tersendiri. Paramitha menilai pemasaran digital Batik Salem masih perlu diperkuat agar masyarakat di luar Brebes lebih mudah mendapatkan produk tersebut.

“Ke depannya kami akan membantu untuk pemasaran Batik Salem sendiri, Batik Brebes,” katanya.

Pemkab Brebes, lanjut Paramitha, akan mendorong pelaku UMKM agar semakin terkoneksi dengan platform digital, termasuk memanfaatkan TikTok dan fitur keranjang kuning.

Dengan strategi tersebut, konsumen di luar daerah diharapkan dapat membeli Batik Salem secara langsung melalui kanal daring.

Baca Juga:  Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa

Dalam JFW 2026, Batik Salem ditampilkan melalui koleksi hasil kolaborasi Dekranasda Kabupaten Brebes dengan desainer Defrico Audy.

Kolaborasi ini menjadi upaya menghadirkan tampilan baru Batik Brebes tanpa menghilangkan karakter khasnya.

Defrico mempertahankan karakter batik Brebes yang identik dengan warna gelap atau sogan, seperti cokelat, tembaga, dan hitam.

Kain kemudian diberi sentuhan bordir bermotif bunga dengan warna marun, merah, dan tembaga sehingga tampil lebih modern.

“Filosofi daripada kain tersebut sebenarnya adalah lebih dari kegelapan akhirnya muncul keterangan. Jadi, dari sesuatu yang mati suri akhirnya timbul ke permukaan dengan warna-warna yang cerah,” jelas Defrico.

Baca Juga:  Bupati Brebes Tinjau Banjir di Ketanggungan, Penanganan Dilakukan hingga Tahun 2027

Defrico berharap kolaborasi dengan Dekranasda Brebes dapat terus berlanjut melalui pelatihan, pendampingan pengrajin, serta pencarian talenta desainer baru dari Brebes.

JFW 2026 sendiri memasuki penyelenggaraan ke-21 dengan mengusung tema Roots to Resonance, Beyond.

Digelar selama empat hari di JEC, ajang tersebut mempertemukan kekayaan budaya lokal dengan perkembangan industri fashion melalui keterlibatan 164 desainer, 114 model, 20 finalis Jogja Fashion Designer Competition, dan 132 booth IKM.