JAKARTA – Momen Presiden Prabowo Subianto bersama dua pendahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi), menjadi sorotan dalam peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Sorotan muncul bukan saat ketiganya berdiri bersama dalam sesi foto, melainkan beberapa detik setelahnya.
Prabowo terlihat berada di antara SBY dan Jokowi saat sesi foto bersama. Ketiganya tampak berdiri dalam satu barisan bersama sejumlah pejabat negara dan petinggi TNI. Namun, setelah sesi foto berakhir, gestur Prabowo terhadap SBY dan Jokowi terlihat berbeda.
Prabowo tampak menyalami SBY dan kemudian berbincang dengannya. Sementara Jokowi terlihat berada di sisi lain dan tidak tampak mendapat salaman dari Prabowo pada momen tersebut.
Potongan momen singkat itu pun memicu perhatian publik karena memperlihatkan dua presiden yang pernah memimpin Indonesia berada dalam satu panggung dengan Prabowo, tetapi interaksi setelah sesi foto tampak tidak sama.
Meski demikian, narasi bahwa Jokowi sepenuhnya “dicuekin” perlu dilihat secara utuh. Dalam rangkaian acara sebelumnya, Prabowo tercatat sempat memberikan salam dan berjabat tangan dengan Jokowi.
Keduanya juga berada dalam satu sesi foto bersama SBY. Bahkan setelah meninggalkan lapangan, Prabowo sempat berhenti dan menunggu Jokowi sebelum meninggalkan lokasi.
Artinya, momen yang menjadi sorotan lebih tepat dibaca sebagai perbedaan gestur dalam satu rangkaian acara, bukan bukti bahwa Prabowo sama sekali mengabaikan Jokowi.
SBY dan Jokowi Duduk Berdampingan
Sebelum upacara dimulai, SBY dan Jokowi juga terlihat duduk berdampingan di tribun tamu undangan. Keduanya tampak berbincang sembari menunggu dimulainya upacara HUT ke-81 TNI yang dipimpin langsung oleh Prabowo sebagai inspektur upacara.
Kehadiran dua mantan presiden tersebut menjadi salah satu perhatian dalam peringatan HUT TNI tahun ini. Dalam acara tersebut, Prabowo juga meresmikan 204 satuan baru TNI, termasuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru.
Upacara HUT ke-81 TNI mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Prabowo dalam amanatnya menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Ia meminta prajurit tetap dekat dengan masyarakat dan hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan.
Di tengah pesan tentang persatuan dan kekuatan bersama tersebut, justru sebuah gestur singkat antara Prabowo, SBY, dan Jokowi menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan dari rangkaian HUT ke-81 TNI.













