BREBES – Perbaikan Jembatan Sitanggal di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal 2026. Bahkan, jembatan tersebut diupayakan sudah bisa kembali dilalui kendaraan pada 25 Desember mendatang.
Proyek perbaikan ini menjadi perhatian karena Jembatan Sitanggal merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas perdagangan, pendidikan, dan distribusi barang.
PPK 1.4 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jawa Tengah, Agus Yunanto, mengatakan pekerjaan perbaikan akan difokuskan pada pembongkaran lantai jembatan. Sementara itu, bagian pondasi tidak akan dibongkar karena berdasarkan pemeriksaan awal masih dalam kondisi kuat.
“Kita akan lakukan pembongkaran lantai Jembatan Sitanggal. Sementara pondasi jembatan tidak dibongkar karena masih kuat. Nanti konstruksi pondasi akan kita cek dan kalau sudah oke akan ditinggikan 70 centimeter,” kata Agus Yunanto, Rabu (4/11/2026).
Setelah peninggian pondasi, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan balok girder atau gelagar jembatan, kemudian pembangunan pelat lantai beton.
Agus menjelaskan, pihaknya mengalokasikan waktu pengerjaan selama 64 hari. Dengan rentang waktu tersebut, percepatan pekerjaan terus dievaluasi setiap hari agar target pembukaan kembali akses jembatan tidak meleset.
“Kami optimistis dan akan mengupayakan sebelum Natal sudah bisa open traffic. Kami akan evaluasi hari demi hari karena waktu perbaikan 64 hari,” ujarnya.
Salah satu tantangan yang diantisipasi adalah faktor cuaca, terutama hujan yang berpotensi menghambat pekerjaan konstruksi. Untuk mengurangi risiko keterlambatan, pihaknya menyiapkan tenda terpal di lokasi proyek sehingga pekerjaan tetap bisa dilanjutkan ketika hujan turun.
Anggaran Rp7 Miliar untuk Jembatan dan Jalan
Agus mengungkapkan, total anggaran yang disiapkan untuk penanganan infrastruktur tersebut mencapai Rp7 miliar. Anggaran itu tidak hanya digunakan untuk perbaikan Jembatan Sitanggal, tetapi juga pekerjaan jalan di wilayah lain.
Khusus penanganan Jembatan Sitanggal, anggaran yang dialokasikan sekitar Rp3 miliar.
Selain itu, terdapat pekerjaan pengaspalan dan pelebaran jalan di Desa Wanacala, Kecamatan Songgom, dengan panjang penanganan sekitar 950 meter.













