Ragam  

Profil Surya Saputra, Aktor yang Diteror Debt Collector Karena Nomor Ponselnya Dicatut

Pengalaman Buruk Surya Saputra dengan Pinjol

JAKARTA – Surya Saputra, seorang aktor ternama di Indonesia, pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan terkait layanan pinjaman online (pinjol). Hal ini terjadi karena nomor ponselnya dicatut sebagai kontak jaminan oleh seseorang yang baru saja dikenal. Insiden ini membuatnya merasa sangat terganggu dan kecewa terhadap tindakan oknum tersebut.

Menurut Surya, awal mula kejadian ini berawal dari pertemuan singkat dengan orang tersebut. Mereka sempat saling bertukar nomor ponsel. Pada awalnya, Surya tidak menaruh curiga sama sekali. Namun, setelah beberapa waktu kemudian, ia menerima telepon dari pihak penagih utang yang memanggilnya dengan nama orang itu, meskipun Surya jelas-jelas menjelaskan bahwa dirinya bukanlah orang yang bersangkutan.

“Ditelepon sama orang enggak dikenal, terus dimarah-marahin, ‘Suruh bayar tuh si ini!’ ‘Hah?’ Jadi saya sampai bilang, ‘Maaf, Anda salah orang. Saya bukan orang yang bersangkutan. Itu orang lain. Silakan (tagih) orangnya aja,’” ujar Surya.

Pihak penagih utang juga mengatakan bahwa orang tersebut menyebutkan nomor ponsel Surya sebagai kontak jaminan. Hal ini membuat Surya merasa tidak nyaman dan kesal karena tidak pernah menyetujui penggunaan nomornya dalam hal tersebut.

Keterlibatan dalam Film “Menang Untuk Kalah”

Baru-baru ini, Surya Saputra menjadi pemeran utama dalam film berjudul “Menang Untuk Kalah”. Dalam film garapan sutradara Hastobroto, ia memerankan tokoh Bima, seorang kepala keluarga yang hidupnya hancur akibat terjerat judi online dan pinjaman online. Pengalaman pribadinya menjadi korban catut kontak untuk pinjol menjadi dasar riset yang dilakukannya untuk mendalami karakter Bima.

Selain itu, Surya juga melakukan pengamatan terhadap orang-orang di sekitarnya yang terkena dampak negatif dari judi online dan pinjol. Beberapa rekan kerja atau kru di lokasi syuting pernah terjerat dalam masalah serupa. Ia melihat bagaimana mereka mengalami perubahan drastis dan kehancuran yang sangat nyata.

“Kelihatan banget kehancuran mereka, terpuruknya mereka. Pada saat dulu yang saya kenal enggak begini, tiba-tiba jadi down,” kata Surya.

Ia berharap film ini dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak tergiur dengan solusi keuangan instan yang justru menjerumuskan. Menurutnya, pinjol dan judi online bukanlah solusi, melainkan jerat yang bisa menyebabkan kekalahan dalam hidup.

Profil Surya Saputra

Surya Saputra lahir di Jakarta pada 5 Juli 1975. Ia adalah putra dari pasangan Eddy Suherman dan Linda Lolita Husein. Karier Surya dimulai sebagai penyanyi dalam grup vokal Cool Colors yang merilis album “Tataplah” pada tahun 1995. Ia debut di dunia akting pada tahun 1981 dengan membintangi film Sejuta Serat Sutra.

Nama Surya mulai dikenal setelah memerankan karakter Nino dalam film Arisan!. Berkat aktingnya, ia mendapatkan penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam film Arisan! di ajang Festival Film Indonesia tahun 2004.

Dalam hal pernikahan, Surya Saputra diketahui telah menikah dua kali. Pernikahan pertamanya dengan penyanyi Dewi Sandra berlangsung dari tahun 2000 hingga 2005.

Setelah bercerai, ia menikah lagi dengan penyanyi Cynthia Lamusu pada 8 Juni 2008. Dari pernikahan tersebut, mereka memiliki dua anak kembar, yaitu Ataya Tatjana Aisyah Putri dan Atharva Bimasena Saputra. Keduanya lahir pada 21 November 2016.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *