TEGAL – Warga korban bencana tanah bergerak yang mengungsi di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mulai mengeluhkan berbagai gangguan kesehatan, Kamis (12/2/2026).
Penyakit yang paling banyak dialami pengungsi adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang menyerang balita, anak-anak hingga orang lanjut usia.
Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, sedikitnya 143 warga pengungsi mengalami ISPA. Mereka tersebar di sejumlah titik atau lokasi pengungsian yang masih ditempati korban terdampak bencana.
Salah seorang warga terdampak, Mafiroh, mengatakan kondisi pengungsian yang panas pada siang hari dan dingin pada malam hari membuat warga, terutama balita dan anak-anak, rentan terserang penyakit seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan.
“Sudah dua kali periksa, batuk dan demam. Orangtua juga sakit batuk pilek dan sakit tenggorokan. Di pengungsian tidak nyaman, ingin di rumah sendiri atau di tempat relokasi dari pemerintah,” kata Mafiroh, Kamis.
Warga lainnya, Ahmad (46) berharap pemerintah segera membangun hunian sementara (huntara) di lokasi yang aman dari ancaman bencana tanah bergerak. Dia mengaku sudah tidak nyaman tinggal terlalu lama di pengungsian dan ingin segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
Sementara itu, petugas medis di pos kesehatan pengungsian, Setya, menyampaikan setiap hari pos kesehatan melayani warga yang mengeluhkan sakit. Rata-rata jumlah pasien yang datang berkisar antara 30 hingga 60 orang per hari.
“Untuk saat ini keluhan yang banyak muncul pada anak-anak adalah batuk, pilek, dan gatal-gatal. Sedangkan pada lansia paling banyak hipertensi, batuk, serta keluhan nyeri kaki. Namun sebagian juga ada yang mengalami diare,” jelas Setya.
Selain ISPA, pengungsi juga banyak mengeluhkan myalgia atau nyeri otot, hipertensi, sakit kepala, serta gangguan pencernaan.
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Tegal mengusulkan 700 unit hunian sementara (Huntara) untuk korban bencana tanah bergerak di Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.












