“Rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas penyelidikan sebelum kasus ini nantinya dilimpahkan ke kami sebagai jaksa penuntut umum,” kata Nugroho Tanjung, Kamis 15 Mei 2025.
Dari adegan yang telah diperagakan, Nugroho Tanjung menambahkan, ada 16 adegan yang diperagakan oleh para tersangka. Sementara kematian korban dari hasil rekonstruksi dan autopsi, disebabkan karena luka tusuk atau benda tajam di bagian perut korban.
“Nantinya setelah tahap 2 selesai dari penyidik Satreskrim Polres Brebes, kami akan menuntut kedua tersangka di Pengadilan Negeri Brebes, dengan ancaman hingga 20 tahun penjara,” ungkap Nugroho Tanjung.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban Sudirman Buton (23) mahasiswa asal Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara, tewas di komplek GOR Brebes, dengan bersimbah darah pada bagian perut usai ditusuk dengan pisau.
Salah seorang tersangka Sahrul Gunawan mengakui, awalnya ia mengajak keponakannya Ahmad Saefudin, berniat menyelesaikan masalah perselingkuhan antara tunangan dengan korban, untuk melakukan pertemuan di komplek Taman Edukasi Brebes.
Namun, setelah sampai di lokasi pertemuan pelaku Syahrul Gunawan, mengaku emosi melihat tunangannya justru bermesraan dengan dipeluk mesra dengan pria lain (selingkuhannya), hingga akhirnya terjadi kasus pembunuhan menjelang lebaran yang lalu.
Rekontruksi Pembunuhan di GOR Brebes, Paman dan Keponakan Peragakan 16 Adegan

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Dibakar cemburu, Syahrul langsung memukul Sudirman Buton. Merasa kalah jumlah dua lawan satu, korban berusaha…

Namun hingga kini belum diketahui secara pasti terkait keberadaan korban di Kabupaten Brebes hingga menjadi…

“Memang ditemukan ada darah dan selongsong atau sarung senjata tajam. Semua sudah kami amankan untuk…