“Kami juga sudah membuat laporan untuk Koordinator Kecamatan hingga Koordinator Regional SPPG Jawa Tengah. Kami akan terus melakukan evaluasi untuk lebih baik agar tidak terulang lagi ke depannya,” ungkap dia.
Lebih lanjut, Sartono sebagai mitra SPPG Yayasan Abdi Desa Nusantara saat dikonfirmasi media mengatakan, nasi dalam menu MBG tersebut merupakan hasil dari padi yang belum lama dipanen sehingga masih berair dan bau setelah dimasak. Sedangkan menu ayam, ada beberapa yang sudah bau.
“Sudah kami kembalikan ke suplayer, namun memang ada beberapa yang lolos sortir dan akhirnya dimasak dan didiatribusikan ke sekolah. Kami terus berupaya untuk memperbaiki tata kelola SPPG agar ke depan bisa lebih baik dan lebih teliti. Itu memang menu kemarin hari Rabu,” tandasnya.
Siswa di Losari Brebes Muntah dan Diare usai Santap Ayam MBG Busuk dan Nasi Bau
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

“Bukan kapasitas saya karena yayasan tersebut bukan atau belum menjadi mitra resmi BGN. Silahkan minta…

Ratusan Siswa Terkena Keracunan Setelah Konsumsi Makanan Gratis di Sekolah PALU – Sebanyak puluhan siswa…

Penutupan Sementara Dapur Makan Bergizi Gratis di Seram Bagian Barat MALUKU – Pemerintah Kabupaten Seram…









