Tiap Tahun Dilewati Pejabat, Jalan ke Kampung Adat Jalawastu Brebes Rusak Parah dan Berlumpur

Jalan Rusak Jalawastu
Kondisi jalan rusak menuju tiga pedukuhan Desa Ciseureuh Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes rusak parah. (Foto: Istimewa)

BREBES – Warga di tiga pedukuhan Desa Ciseureuh Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes mengeluhkan kondisi jalan rusak yang berlumpur. Warga mengaku sudah beberapa kali protes kepada Pemkab Brebes namun tak kunjung dilakukan perbaikan. Setiap hari, warga harus melintas di jalan rusak parah dan berlumpur untuk beraktivitas.

Jalan tersebut merupakan akses dari Desa Ciseureuh menuju tiga pedukuhan, di antaranya Dukuh Salagading, Garogol, dan Kampung Adat Jalawastu. Setiap tahun, jalan tersebut juga dilalui para pejabat Pemerintah Kabupaten Brebes yang akan menghadiri upacara Ngasa di Kampung Adat Jalawastu.

Warga setempat, Reza (36) yang merupakan seorang sopir yang setiap hari melewati jalan tersebut mengaku kesulitan saat melintas di jalan tersebut dan menganggap jalan tersebut sudah tidak layak dilalui kendaraan. Menurut dia, untuk saat ini belum ada perbaikan sama sekali, sehingga warga mengeluh terutama anak sekolah yang berangkat setiap hari melalui jalan tersebut.

“Warga mengeluh dengan kondisi jalan yang rusak parah. Padahal itu jalan akses menuju Kampung Adat Jalawastu. Setiap tahun juga dilalui pejabat Pemerintah Kabupaten Brebes untuk menghadiri acara Upacara Ngasa di kampung adat,” kata Reza, Kamis (1/1/2026).

Dia melanjutkan, warga berharap, jalan sepanjang 5 kilometer yang menjadi akses satu-satunya ke pusat kota ini segera diperbaiki. Sebab, ada ratusan kepala keluarga di tiga pedukuhan yang mengandalkan jalan tersebut untuk beraktivitas setiap hari, termasuk ke pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan.

“Selain itu juga warga protes karena taat pajak tapi jalan tidak diperbaiki. Anak anak sekolah juga mengeluh,” sambung dia.

Warga lain, Waoman (32) mengatakan, jalan tersebut merupakan akses ke pasar dan puskesmas atau rumah sakit. Dia menyebut akses yang cukup jauh dan kondisi jalan yang rusak parah seringkali membuat warga kesulitan saat beraktivitas. Warga mengaku sering mengeluh kepada pemerintah namun tidak ada respon.

“Warga merasa tidak ada respon dari pemerintah meskipun sering dikeluhkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Brebes, Agus Pramono saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan ruas Ciseureuh-Jalawastu-Selagading yang berstatus jalan poros dan kewenangan Pemerintah Kabupaten Brebes.