Warga Temukan Mayat Perempuan di Saluran Irigasi Desa Siasem Brebes

Penemuan Mayat di Brebes
Jajaran Sat Reskrim Polsek Wanasari melakukan evakuasi mayat di saluran irigasi Desa Siasem. (Foto: Istimewa)

BREBES – Warga Desa Siasem, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan di saluran irigasi masuk Desa Siasem Limbungan, Rabu (14/1/2026) pagi. Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB oleh warga setempat dan dilaporkan ke Polsek Wanasari sepuluh menit kemudian.

Korban diketahui bernama Khoriyah binti Rebin (55), warga Desa Tegalgandu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Pelapor, Toip bin Rasman (54), seorang petani asal Desa Siasem, mengatakan awalnya ia bersama sejumlah saksi melihat sesosok tubuh perempuan mengapung di saluran irigasi dalam kondisi tengkurap.

“Korban terlihat mengapung di saluran irigasi dalam keadaan tidak mengenakan pakaian,” kata pelapor.

Bersama para saksi, pelapor kemudian mengangkat jasad korban ke tepi jalan irigasi sebelum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Wanasari, AKP Joko Widianto bersama Kanit Reskrim dan anggota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Jasad korban dievakuasi ke RSUD Brebes untuk dilakukan pemeriksaan medis,” kata Kapolsek.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh dokter RSUD Brebes, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tim Inafis Polres Brebes juga melakukan identifikasi dan memastikan identitas korban sebagai Khoriyah binti Rebin.

Dari hasil klarifikasi pihak keluarga, diketahui bahwa korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sejak sekitar tahun 2011, setelah ditinggal suaminya menikah kembali.

“Korban diketahui sehari-hari tinggal seorang diri di rumah dan kerap keluar rumah tanpa mengenakan pakaian,” tambahnya.

Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa rumah korban sering dikunci dari luar untuk mencegah korban keluar rumah dalam kondisi telanjang. Hingga saat ini, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

“Kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban,” tandasnya.