BREBES – Seorang pria ditemukan tewas di sebuah lapak bawang merah di Desa Kecipir, Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, Rabu 13 Agustus 2025 pagi. Pria itu ditemukan meninggal dalam kondisi mulut berbusa.
Menurut perangkat Desa Kecipir, Kecamatan Losari Rusnanto mengatakan, penemuan mayat pria tersebut terjadi saat waktu Subuh. Saat itu, kata dia, ada salah seorang warga melihat koban yang sudah tergeletak.
“Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat diketahui warga sekitar pukul dua dini hari di lokasi yang sama sendirian,” katanya.
Korban ditemukan di lapak bawang milik warga di desa setempat. Saat itu, di mulut korban keluar busa. Diketahui, korban merupakan warga desa tetangga. Dari informasi yang diterima, di lokasi penemuan sudah dipasang garis polisi.
“Korban bukan warga kami, tapi merupakan warga Desa Losari Lor,” dia menegaskan.
Terpisah, Kapolsek Losari AKP Sodikin dikonfirmasi media membenarkan terkait seorang pria yang ditemukan tewas tersebut. Pihaknya telah menerjunkan anggota untuk melakukan olah tempat kejadian pekrara (TKP).
“Anggota sudah mengecek loksi penemuan dan saat ini masih penyelidikan. Dan korban sudah dimakamkan oleh keluarganya dan hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” pungkasnya.
Beranda
Headline
Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa di Lapak Bawang Merah Kecipir Brebes
Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa di Lapak Bawang Merah Kecipir Brebes

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Sekitar 100 anak di Kota Cirebon diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi MBG. Korban ditangani empat rumah sakit dan operasional dapur penyedia dihentikan sementara.

Enam aktivis Greenpeace masih berada di Polda Metro Jaya setelah aksi di Bundaran HI. LBH Jakarta mempertanyakan dasar hukum dan status mereka.

Enam aktivis Greenpeace masih tertahan di Polda Metro Jaya setelah aksi di Bundaran HI. LBH Jakarta mempertanyakan dasar hukum penanganan mereka.

Sebanyak 11 orang dibawa ke Polda Metro Jaya usai aksi Greenpeace di Bundaran HI. Mereka menyuarakan penanganan krisis iklim dan penurunan biaya hidup.








