BREBES – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Brebes mulai memunculkan harapan baru bagi masyarakat pesisir. Nelayan tidak hanya menginginkan kawasan yang lebih bersih dan tertata, tetapi juga berharap proyek tersebut mampu mendongkrak harga jual ikan dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Persoalan harga hasil tangkapan masih menjadi keluhan nelayan. Meski telah menghabiskan waktu dan tenaga di laut, hasil pelelangan ikan terkadang belum memberikan keuntungan sesuai harapan.
Kondisi itulah yang membuat nelayan Desa Krakahan dan Pengaradan, Kecamatan Tanjung, menaruh harapan besar terhadap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma meninjau langsung proyek pembangunan di kedua desa tersebut, Jumat (6/11/2026). Dalam kunjungan itu, progres pembangunan dilaporkan sudah mencapai sekitar 70 persen.
Paramitha mengatakan, Brebes tahun ini mendapatkan alokasi lima Kampung Nelayan Merah Putih. Seluruh proyek tersebut ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.
“Tahun ini Brebes mendapatkan lima Kampung Nelayan Merah Putih. Insyaallah seluruhnya dapat diselesaikan pada 15 Desember. Mudah-mudahan tahun depan Brebes kembali mendapatkan tambahan 13 Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar Paramitha.
Pembangunan kawasan tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung kegiatan perikanan, mulai dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI), gudang perbekalan hingga pabrik es. Pemerintah pusat juga akan memberikan bantuan fasilitas pendingin portabel dan pabrik es portabel.
Menurut Paramitha, fasilitas tersebut diharapkan bisa memperbaiki rantai penanganan hasil tangkapan, terutama menjaga kualitas ikan sejak dibongkar dari kapal hingga dipasarkan.
Dia juga menerima sejumlah masukan dari nelayan, salah satunya permintaan memperluas bangunan TPI agar kegiatan pelelangan lebih leluasa.
“Apa yang menjadi kebutuhan para nelayan tentu akan kami perhatikan dan dukung. Termasuk tadi ada aspirasi agar TPI bisa diperlebar. Jika perluasan tersebut menjadi kewenangan pemerintah daerah, akan kami tindak lanjuti sesuai kebutuhan,” katanya.













