25,16 Juta Warga Bakal Dapat Rekening Bank Gratis, Saldo Awal Rp50 Ribu dan Total Rp1,28 T

Airlangga Hartarto mengumumkan program pembukaan rekening bank gratis dengan saldo awal Rp50.000 untuk 25,16 juta warga.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah menyiapkan program rekening bank gratis dengan saldo awal Rp50.000 bagi 25,16 juta penduduk dewasa yang belum memiliki rekening. (Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden)

JAKARTA – Pemerintah bersiap memberikan rekening bank gratis kepada 25,16 juta warga Indonesia. Program yang dijadwalkan terealisasi dalam dua bulan ke depan ini menyasar masyarakat berusia minimal 17 tahun yang belum memiliki rekening perbankan.

Tak sekadar membuka rekening, pemerintah juga menyiapkan saldo awal sebesar Rp50.000 untuk setiap penerima. Anggaran yang dialokasikan untuk menjalankan program tersebut mencapai Rp1,28 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program pembukaan rekening gratis saat ini masih dalam tahap pematangan. Pemerintah tengah menyelesaikan sejumlah persiapan, termasuk harmonisasi regulasi dan pemutakhiran data calon penerima.

“Rekening gratis masih dalam pematangan, dalam dua bulan ini akan direalisasikan,” kata Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Menurut Airlangga, pembukaan rekening massal menjadi salah satu stimulus pemerintah pada akhir tahun untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

“Stimulus di akhir tahun salah satunya adalah pembukaan rekening baru dengan saldo awal Rp50 ribu, targetnya 25,16 juta penduduk dewasa,” ujarnya.

Siapa yang Berhak Mendapat Rekening Gratis?

Program ini tidak menyasar seluruh penduduk Indonesia tanpa pengecualian. Pemerintah memprioritaskan masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kelompok tersebut merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif rendah. Penerima juga ditargetkan berasal dari kalangan penduduk berusia 17 tahun ke atas yang belum mempunyai rekening bank.

Dengan skema tersebut, pemerintah ingin menjangkau masyarakat yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan.

BRI dan BSI Dilibatkan, Anggaran Rp1,28 Triliun

Untuk merealisasikan program ini, pemerintah menggandeng dua bank, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI.