2 Kelurahan di Kota Tegal Terendam Banjir, Ratusan KK Mengungsi

Banjir Kota Tegal
Rumah warga Kota Tegal terendam banjir. (Foto: Facebook/ Bambang Satrio)

TEGAL – Sejumlah kelurahan di Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jawa Tengah dilanda banjir, Rabu (31/12/2025). Akibatnya, ratusan Kepala Keluarga (KK) di dua kelurahan harus mengungsi ke tempat aman.

Saluran air atau sistem drainase yang buruk disebut menjadi salah satu pemicu air sulit surut meski hujan turun sebentar. Di sisi lain, debit air bertambah saat Sungai Kaliganga meluap ke area permukiman.

Informasi yang diterima tim media dari pihak pemerintahan Kecamatan Margadana, banjir parah berada di Kelurahan Krandon dan Kaligangsa, Kecamatan Margadana.

Salah satu warga Krandon, Seful (39) menyebut, hujan deras pada Rabu dini hari mengakibatkan banjir hampir merata. “Iya hujan dini hari. Sampai siang belum sepenuhnya surut,” kata Seful kepada media.

Seful menyebut meski sudah ada beberapa pompa untuk menyedot air, genangan masih saja ada. Drainase yang tidak optimal menambah air sulit mengalir ke tempat yang lebih rendah.

Selain itu, lantaran ada luapan dari Sungai Kaligangsa yang mengalirkan air dari wilayah hulu atau Kabupaten Tegal. “Selain mungkin dataran cekung juga karena drainase buruk mungkin ya,” pungkas Seful.

Senada disampaikan warga Kelurahan Kaligangsa, Tarmidi (45) yang menyebut banjir hingga setinggi lutut orang dewasa.

“Ya memang Kaligangsa dan Krandon jadi langganan banjir. Mungkin juga karena kiriman air dari wilayah selatan hulu yang hujan deras,” kata Tarmidi.

Camat Margadana, Kota Tegal, Ary Budi membenarkan dua kelurahan alami banjir cukup parah yaitu Kelurahan Kaligangsa dan Krandon. “Ada dua kelurahan. Terdampak cukup lumayan. Air ada di bawah lutut,” kata Ary.

Ary mengungkapkan ratusan kepala keluarga (KK) bahkan harus mengungsi ke tempat aman. “Kaligangsa 102 KK, Kelurahan Krandon 32 KK,” kata Ary.