Ragam  

5 Fakta Menarik Monyet Howler, Raja Rebah dengan Suara Menggelegar

Fakta Menarik tentang Monyet Howler

JAKARTA – Monyet howler adalah salah satu spesies primata yang memiliki ciri khas yang menarik perhatian. Mereka tinggal di berbagai jenis hutan seperti hutan primer, hutan gugur kering, dan hutan berdaun lebar. Wilayah habitat mereka mencakup bagian selatan Brasil, Paraguay, serta utara Argentina. Di alam liar, monyet howler dapat hidup hingga usia 15 hingga 20 tahun.

Salah satu hal yang membuat monyet howler sangat unik adalah suaranya yang sangat keras. Suara ini menjadi ciri khas yang tidak ditemukan pada hewan lain. Selain itu, monyet howler juga dikenal dengan kebiasaan tidurnya yang cukup lama. Berikut adalah lima fakta menarik seputar monyet howler.

Hewan Darat Paling Berisik di Dunia

Monyet howler hitam merupakan salah satu dari sedikit spesies primata yang memiliki perbedaan warna bulu antara jantan dan betina. Jantan biasanya memiliki bulu berwarna hitam, sedangkan betina memiliki warna pirang.

Monyet howler mendapat julukan sebagai hewan darat dengan suara paling berisik di dunia. Suara rendah dan serak mereka bisa terdengar hingga jarak 3 mil atau sekitar 4,8 kilometer. Suara jantan lebih menggelegar dibandingkan betina, dan dihasilkan melalui penghisapan udara melalui rongga di tulang hioid yang membesar di tenggorokan. Ukuran tulang hioid pada jantan lebih besar dibandingkan betina, sehingga suara mereka lebih kuat.

Primata yang Gemar Rebahan

Monyet howler menghabiskan waktu yang cukup lama untuk tidur, yaitu hingga 15 jam sehari. Mereka biasanya tidur di atas pohon, dan paling vokal saat fajar dan senja. Suara mereka digunakan untuk menandai wilayah mereka.

Kebiasaan tidur yang panjang ini disebabkan oleh metabolisme tubuh yang rendah. Dengan begitu, mereka tidak memerlukan banyak energi untuk beraktivitas. Tidur juga membantu mereka menghindari ancaman predator yang mungkin mengincar mereka.

Ekor yang Sangat Kuat

Monyet howler dilengkapi dengan ekor yang sangat kuat. Ekor ini memiliki kulit tanpa bulu di bagian bawahnya, yang digunakan untuk mencengkram dan menggenggam saat bergerak. Ekor ini berfungsi sebagai tangan kelima, membantu mereka bergelantungan atau menopang seluruh berat badannya.

Kemampuan Melihat Warna Lengkap

Monyet howler baik jantan maupun betina memiliki penglihatan warna trikromatik, mirip dengan manusia. Mata mereka dapat mendeteksi panjang gelombang cahaya merah, hijau, dan biru. Hal ini memungkinkan mereka melihat seluruh spektrum warna.

Kemampuan ini muncul karena adanya duplikasi gen opsin pada kromosom X. Penglihatan yang baik membantu mereka memilih daun tua dan muda sebelum dikonsumsi, sehingga memastikan nutrisi yang tepat.

Struktur Sosial yang Unik

Dalam kelompok monyet howler, anggota jantan biasanya bangun setiap pagi dan mengeluarkan “paduan suara” yang kemudian dijawab oleh jantan lainnya. Hal ini dilakukan karena monyet howler tidak memiliki wilayah eksklusif, melainkan berbagi wilayah jelajah dengan kelompok lain.

Panggilan pagi dan saat berpindah ke tempat makan baru membantu menentukan, mempertahankan, dan memperjelas klaim kelompok atas pohon-pohon tempat makan. Ketika dua kelompok bertemu, pejantan akan melolong, melompat, berlari, dan berkelahi. Namun, hal ini mengurangi waktu yang seharusnya digunakan untuk makan atau istirahat.

Monyet howler melolong untuk memberi tahu kelompok lain di mana mereka berada, sehingga mengurangi pengeluaran energi yang dibutuhkan untuk menjaga wilayah.

Itu dia lima fakta menarik tentang monyet howler. Mereka dikenal sebagai primata paling berisik di dunia karena tulang hioid yang besar di tenggorokan mereka. Selain itu, kebiasaan tidur yang panjang juga menjadi ciri khas mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *