Konsumsi BBM yang Irit pada Yamaha FreeGo 125 Connected
JAKARTA – Yamaha FreeGo 125 Connected menawarkan konsumsi bahan bakar yang cukup irit, terutama untuk skuter matik kelas menengah. Dalam berbagai pengujian, motor ini mampu mencapai sekitar 45 km per liter pada rute campuran dengan kondisi lalu lintas stop-and-go.
Angka ini bisa bervariasi antara 42 hingga 47 km per liter, tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan. Hal ini menjadikan FreeGo sebagai pilihan yang ideal bagi pengguna harian di kota-kota besar yang sering menghadapi kemacetan.
Latar Belakang Motor
FreeGo 125 Connected diperkenalkan pertama kali di Indonesia melalui ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022. Sejak saat itu, motor ini menjadi salah satu favorit di kalangan masyarakat perkotaan karena harga yang terjangkau, fitur praktis, serta efisiensi bahan bakar yang baik.
Dengan mesin berkapasitas 125 cc, FreeGo bersaing langsung dengan model-model seperti Honda Vario 125 dan Suzuki Burgman Street 125EX. Namun, keunggulan utamanya adalah efisiensi BBM yang membuatnya cocok untuk mobilitas harian.
Harga dan Pasar
Harga OTR Jakarta untuk Yamaha FreeGo 125 Connected mulai dari Rp 22 jutaan. Motor ini menempati segmen skutik mid-level 125 cc dan ditujukan untuk konsumen seperti pelajar, pekerja kantoran, serta keluarga muda.
Dengan harga tersebut, FreeGo menjadi salah satu skutik paling terjangkau di kelasnya sambil tetap menawarkan fitur modern seperti Y-Connect yang memungkinkan konektivitas smartphone.
Spesifikasi Mesin
FreeGo 125 Connected dilengkapi dengan mesin 4-tak, SOHC, 1 silinder, berpendingin udara, dengan kapasitas 125 cc. Tenaga maksimum yang dihasilkan sebesar 9,38 dk pada putaran 8.000 rpm, sedangkan torsi maksimum mencapai 9,5 Nm pada putaran 5.500 rpm. Mesin ini dirancang untuk efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara, bukan untuk performa tinggi.
Hasil Pengujian Konsumsi BBM
Berdasarkan beberapa pengujian, konsumsi BBM Yamaha FreeGo 125 Connected tercatat cukup stabil. Misalnya, dalam pengujian oleh Otorider (2023), hasilnya berkisar antara 42–47 km/liter. Sementara itu, Kompas Otomotif (2025) mencatat konsumsi sekitar 45 km/liter dalam penggunaan harian di Jakarta.
MOAS (2025) juga menyebutkan angka serupa yaitu 45 km/liter pada rute campuran dengan banyak stop-and-go. Dengan demikian, FreeGo 125 Connected menunjukkan efisiensi yang sangat baik dalam berbagai kondisi.
Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi BBM
Beberapa faktor dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar pada FreeGo 125 Connected. Pertama, gaya berkendara seperti penggunaan throttle halus dan kecepatan stabil dapat meningkatkan efisiensi. Kondisi jalan juga berpengaruh; rute macet dengan banyak stop-and-go biasanya menurunkan efisiensi.
Selain itu, perawatan motor yang rutin, tekanan ban yang ideal, serta penggunaan oli berkualitas penting untuk menjaga konsumsi BBM tetap optimal. Beban kendaraan juga berpengaruh, karena membawa penumpang atau barang berat akan meningkatkan konsumsi bahan bakar.
Fitur Pendukung Efisiensi
FreeGo 125 Connected dilengkapi beberapa fitur yang mendukung efisiensi bahan bakar. Salah satunya adalah Stop & Start System (SSS) yang mematikan mesin saat berhenti, sehingga menghemat bahan bakar. Fitur Smart Motor Generator (SMG) membuat starter lebih halus dan efisien.
Selain itu, tangki bensin berada di dek depan, memudahkan pengisian tanpa harus membuka jok. Fitur ini juga memberi ruang bagasi sebesar 25 liter, yang sangat praktis bagi pengguna harian.
Perbandingan dengan Kompetitor
Dalam segmen skutik 125 cc, FreeGo 125 Connected memiliki beberapa kompetitor seperti Honda Vario 125, Suzuki Burgman Street 125EX, dan Honda Beat 110. Dari segi konsumsi BBM, FreeGo unggul dengan angka sekitar 45 km/liter, dibandingkan Honda Vario 125 yang hanya 42 km/liter dan Suzuki Burgman Street 125EX yang mencapai 44 km/liter.
Sementara itu, Honda Beat 110 memiliki konsumsi BBM yang lebih tinggi, yakni 50 km/liter, tetapi karena mesinnya lebih kecil, maka tidak sepenuhnya setara dengan FreeGo dalam hal ukuran dan fitur.
Keunggulan Yamaha FreeGo 125 Connected
Keunggulan utama FreeGo 125 Connected meliputi konsumsi BBM yang irit sekitar 45 km/liter, bagasi yang sangat luas dengan kapasitas 25 liter, dan tangki bensin di dek depan yang praktis.
Selain itu, motor ini dilengkapi fitur Y-Connect yang memungkinkan pemantauan kondisi motor melalui smartphone. Harganya yang terjangkau juga menjadi daya tarik utama, karena FreeGo termasuk salah satu skutik 125 cc paling murah di kelasnya.
Prospek di Indonesia
Yamaha FreeGo 125 Connected diprediksi akan terus diminati di Indonesia karena efisiensi BBM yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian. Harga yang kompetitif, fitur praktis, dan reputasi merek Yamaha yang kuat di segmen skutik menjadi alasan utama.
Dengan konsumsi BBM sekitar 45 km/liter, FreeGo 125 Connected menjadi pilihan ideal bagi masyarakat perkotaan yang mencari motor yang irit, praktis, dan nyaman. Bagi konsumen yang mencari motor harian dengan harga terjangkau, efisiensi tinggi, dan kenyamanan maksimal, FreeGo 125 Connected adalah pilihan yang sulit ditolak.












