Ragam  

Eza Gionino Akui Ucapkan Talak, Bantah Isu KDRT Usai Digugat Cerai Meiza Aulia

Kehidupan Rumah Tangga Eza Gionino dan Meiza Aulia yang Menghadapi Kekacauan

Eza Gionino, seorang aktor ternama di Indonesia, kini sedang menghadapi tantangan besar dalam kehidupan rumah tangganya. Hubungan pernikahannya dengan Meiza Aulia tampaknya sudah tidak lagi stabil. Berdasarkan informasi terkini, Meiza telah mendaftarkan gugatan cerai melalui sistem e-Court di Pengadilan Agama (PA) Cibinong, Bogor. Dalam gugatan tersebut, ia juga menuntut hak asuh atas tiga anak mereka.

Menanggapi isu ini, Eza akhirnya memberikan pernyataan resmi. Ia mengungkapkan berbagai hal penting yang terjadi dalam hubungannya dengan Meiza. Berikut adalah rangkuman dari pernyataan Eza:

Gemetar Saat Membicarakan Perceraian

Eza mengaku sangat gugup saat harus membicarakan masalah perceraian di depan publik. Baginya, hal ini merupakan cobaan berat yang membuatnya sulit bernapas lega. “Jujur, kalau ngomongin promosi lebih mudah. Tapi karena ini masalah rumah tangga sendiri, saya agak gemetar, napas terengah-engah. Berat sekali yang saya hadapi,” ujarnya di Harjamukti, Depok, Rabu (10/9/2025).

Meski begitu, Eza tetap menghormati keputusan Meiza. Ia menyebut istrinya sebagai ibu yang hebat bagi anak-anak. Meskipun demikian, ia merasa sedih dan kesepian karena kehilangan keluarga kecilnya.

Bantah Isu KDRT dan Orang Ketiga

Eza secara tegas membantah berita-berita yang menyebut adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau campur tangan pihak ketiga. Menurutnya, penyebab keretakan dalam rumah tangganya hanya terjadi karena masalah komunikasi. “Berita liar di luar sana bilang ada KDRT, ada pihak ketiga. Saya tekankan, demi Allah, tidak ada sama sekali,” tegasnya.

Ia juga mengaku terkejut saat mendengar gugatan cerai. Eza merasa bahwa masalah sebenarnya masih bisa diselesaikan tanpa harus sampai berakhir di pengadilan.

Akui Pernah Ucapkan Talak Satu

Eza mengakui bahwa ia pernah melontarkan ucapan talak satu kepada Meiza saat emosinya sedang memuncak. Namun, ia menegaskan bahwa itu bukanlah niat untuk berpisah. “Itu hanya bentuk teguran agar kita sama-sama introspeksi. Aku masih ingin mempertahankan rumah tangga. Yuk, kita pulang, bawa anak-anak. Aku janji bakal memperbaiki semua kekurangan aku,” ujar Eza dengan penuh harap.

Berlutut Minta Maaf

Sebelum gugatan masuk ke pengadilan, Eza mengaku sempat berlutut di hadapan Meiza untuk meminta maaf. “Saya ingat, saya pegang tangannya, saya minta maaf. Saya tahu dosa saya banyak, tolong maafkan saya,” kenangnya.

Namun, beberapa hari kemudian, Meiza justru memutuskan pergi dari rumah sambil membawa ketiga anak mereka. Hal ini tentu menjadi pukulan berat bagi Eza.

Rindu Anak-Anak

Eza tak kuasa menahan air mata ketika mengungkap rinduannya pada anak-anak. Ia berharap komunikasi dengan Meiza dapat kembali terbuka agar bisa bertemu buah hati. “Tolong jangan putuskan komunikasi terutama dengan anak-anak. Saya rindu mereka. Kalau enggak ketemu anak-anak, saya enggak bisa,” ucap Eza dengan suara bergetar.

Perasaan kehilangan dan kesedihan terlihat jelas dari pernyataan Eza. Semua yang ia katakan mencerminkan keinginan untuk memperbaiki hubungan dan menjaga keharmonisan keluarga. Namun, kini ia harus menghadapi realitas bahwa pernikahannya mungkin akan berakhir.