BREBES – Abiyasa Fadli Abkar (23), seorang satpam di salah satu pabrik di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditangkap tim Unit 1 Satresnarkoba Polres Brebes yang dipimpin Aiptu Hardi Ristanto. Ia diduga menjadi pengedar ganja di wilayah Pantura Brebes.
Pelaku diciduk saat hendak melakukan transaksi di sebuah perkampungan di Desa Tengguli, Kecamatan Tanjung. Ketika digeledah, polisi menemukan beberapa paket ganja siap edar di dalam ranselnya.
Petugas kemudian membawa tersangka ke rumahnya di Desa Blubuk, Kecamatan Losari. Dari penggeledahan, ditemukan satu bungkusan besar berisi ganja. Istri pelaku tampak menangis saat menyaksikan suaminya dibawa polisi dengan posisi tangan diborgol.
Tidak hanya itu, polisi juga menemukan paket ganja lain yang sebelumnya disimpan pelaku di sejumlah lokasi umum. Titik-titik tersebut dipilih secara acak dan ditandai melalui maps untuk memudahkan transaksi dengan pembeli.
Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah melalui Kasat Narkoba Polres Brebes, AKP Heru Irawan, mengatakan bahwa penangkapan dilakukan setelah adanya laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan yang dilakukan pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku akhirnya diamankan bersama barang bukti.
“Dari tangan pelaku kami menyita total 835 gram ganja, atau hampir satu kilogram, dari berbagai lokasi, termasuk dari rumah tersangka,” kata Heru kepada wartawan, Minggu (07/12/25) malam.
Menurut Heru, ganja tersebut dikemas dalam beberapa paket dan berasal dari Jakarta. Pelaku disebut memasarkan barang haram itu melalui media sosial Instagram. Transaksi dilakukan tanpa tatap muka, sementara paket pesanan diletakkan di titik tertentu yang sudah disepakati melalui maps, dengan pembayaran secara online.
Saat diperiksa, pelaku mengaku bekerja sebagai satpam di sebuah pabrik di Brebes. Ia berdalih menjual ganja karena tergiur keuntungan besar.
Atas perbuatannya, tersangka kini ditahan di Mapolres Brebes dan dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
“Kami mengimbau masyarakat Brebes untuk menjauhi narkoba. Kami tidak akan ragu menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam peredaran maupun pemakaian narkoba di wilayah hukum Polres Brebes,” pungkasnya.
Satpam Pabrik di Brebes Ditangkap Polisi, Edarkan Ganja Hampir 1 Kg

Rekomendasi untuk kamu

Yusril Ihza Mahendra mengungkap bukti awal indikasi makar dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo. Penyidik mendalami Pasal 191 dan 193 KUHP Nasional.

Puluhan wali murid SDN Brebes 01 kompak mengenakan baju hitam saat mendatangi Dindikpora Brebes. Mereka mempersoalkan lokasi relokasi sekolah yang disiapkan untuk perluasan RSUD Brebes.

Pengamat Selamat Ginting mengungkap dugaan pemindahan alat sadap dari Mabes Polri ke rumah sejumlah jenderal. Ia juga menyinggung dugaan pendanaan dari judi online, narkoba, dan tambang ilegal.

Bareskrim mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh sejak 2025. Tiga jenderal Polri menjadi tersangka setelah sistem LIMS diduga disalahgunakan.

BREBES – Perbaikan Jembatan Sitanggal di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, ditargetkan rampung sebelum perayaan Natal…







