Transfer Permanen Hojlund ke Napoli Tinggal Formalitas
JAKARTA – Direktur olahraga Napoli, Giovanni Manna, menyatakan bahwa kepindahan Rasmus Hojlund dari Manchester United ke klub asal Italia hanya tinggal menunggu waktu.
Ia bahkan menyebut proses transfer tersebut kini hanya tinggal “formalitas”. Hal ini didasarkan pada klausul wajib beli yang tercantum dalam kesepakatan peminjaman pemain tersebut, jika Napoli berhasil lolos ke Liga Champions.
Hojlund bergabung dengan Napoli pada musim panas lalu dengan status pinjaman dari Manchester United. Sejauh ini, ia tampil mengesankan bersama juara bertahan Serie A.
Dalam 21 penampilan di berbagai kompetisi, Hojlund telah mencetak sembilan gol, termasuk dua gol penting saat Napoli mengalahkan Cremonese 2-0 pada akhir Desember lalu.
Performa apiknya juga turut membantu Napoli berada di posisi kedua klasemen sementara Serie A dan memiliki peluang besar untuk mendapatkan tiket Liga Champions musim depan.
Manna mengakui bahwa Napoli harus bersaing dengan klub-klub besar lain demi memperoleh jasa Hojlund. Namun, keinginan sang pemain dinilai menjadi faktor utama dalam proses transfer ini.
“Kami melakukan segala yang bisa kami lakukan untuk merekrutnya,” ujar Manna kepada Corriere dello Sport. “Memang ada klub-klub besar lain yang tertarik, tetapi kemauannya sangat penting bagi kami, dan kami bangga akan hal itu.”
Ia juga menjelaskan bahwa dalam kesepakatan peminjaman tersebut terdapat klausul pembelian permanen. “Ada opsi pembelian dan kewajiban untuk membeli jika kami lolos ke Liga Champions,” jelasnya.
Manna menambahkan bahwa Hojlund sudah merasa menjadi bagian dari Napoli, dan klub pun memandangnya sebagai pemain mereka sendiri. “Pemain tersebut menganggap dirinya sebagai pemain Napoli, dan begitu pula bagi kami. Itu sangat penting,” kata Manna.
Saat ditanya apakah transfer permanen Hojlund hanya tinggal menunggu waktu, Manna menjawab singkat namun tegas. “Sampai hari ini, saya rasa begitu,” ucapnya.
Kerugian Besar bagi Manchester United
Sebagai informasi, Rasmus Hojlund diboyong Manchester United dari Atalanta pada Agustus 2023 dengan nilai transfer sebesar £64 juta (sekitar Rp1,4 triliun), ditambah bonus potensial sebesar £8 juta (sekitar Rp179 miliar). Namun, selama dua musim membela MU, Hojlund gagal memenuhi ekspektasi besar. Dari total 62 penampilan di Liga Inggris, ia hanya mampu mencetak 14 gol.
Kini, Napoli diyakini akan menebus Hojlund secara permanen dengan nilai transfer sekitar €44 juta atau setara £38 juta (sekitar Rp854 miliar), berdasarkan laporan yang beredar.
Artinya, Manchester United harus menelan kerugian besar dari penjualan sang striker, mengingat selisih harga yang cukup jauh dari biaya pembelian awalnya.
MU praktis tak memiliki banyak pilihan untuk mempertahankan Hojlund. Pasalnya, dalam klausul kesepakatan peminjaman disebutkan bahwa Napoli memiliki kewajiban membeli sang pemain apabila mereka lolos ke Liga Champions, sesuatu yang hampir pasti terwujud musim ini.
Masalah Serius di Lini Depan MU
Nasib apes MU semakin bertambah lantaran pengganti Hojlund belum menunjukkan performa yang diharapkan. Benjamin Sesko, yang didatangkan dari RB Leipzig sebagai pengganti Hojlund dengan nilai transfer mencapai £73,7 juta (sekitar Rp1,6 triliun), masih kesulitan beradaptasi di Liga Inggris.
Striker asal Slovenia tersebut baru mencetak dua gol dari 17 penampilan dengan total 1.042 menit bermain, jauh dari ekspektasi yang dibebankan kepadanya. Penampilan terbarunya pun menuai sorotan. Saat MU bertandang ke markas Leeds United di Elland Road, Sesko bermain penuh selama 90 menit namun gagal memberikan kontribusi berarti.
Ia lebih cocok dinilai lebih banyak mengukur lapangan ketimbang menciptakan ancaman nyata ke gawang lawan dalam laga yang berakhir imbang 1-1 tersebut.
Satu-satunya gol Manchester United justru dicetak oleh Matheus Cunha, yang memanfaatkan assist dari Joshua Zirkzee, bukan dari striker utama yang diharapkan menjadi tumpuan.
Di sisi lain, Zirkzee dikabarkan juga berpotensi hengkang pada jendela transfer musim dingin Januari 2026, dengan AS Roma yang berniat untuk melakukan opsi peminjaman.












